PT Newmont Nusa Tenggara

Pemda Sumbawa Validasi Data Korban Banjir

Sumbawa Besar, Gaung NTB
Bupati Sumbawa H M Husni Djibril BSc meminta kepada Tim Tanggap Darurat Bencana Kabupaten Sumbawa agar mengedepankan kejujuran dan ketulusan dalam membantu penanggulangan korban banjir di daerah ini. Hal itu disampaikan bupati pada rapat verifikasi dan validasi data korban banjir yang berlangsung di Ruang Rapat Lantai I Kantor Bupati Sumbawa, Kamis (16/02).
Dalam rapat yang diikuti oleh sejumlah pimpinan perangkat daerah, Tagana, PMI dan Pramuka serta sejumlah lembaga lain itu, disampaikan H Husni—sapaan akrab Bupati Sumbawa bahwa masyarakat korban bencana banjir berhak mendapat bantuan dari Pemerintah Pusat, berupa bantuan jatah hidup (jadup), biaya rehabilitasi rumah maupun relokasi rumah sesuai dengan kondisi kerusakan yang dialami.
Namun demikian H Husni mengingatkan agar tidak merekayasa data korban banjir tersebut, tetapi yang disampaikan adalah data yang falid sesuai dengan kondisi dan fakta di lapangan. “Jangan sekali-kali merekayasa data korban banjir, sebab jika terbukti ada data korban yang tidak objektif maka peluang untuk mendapatkan bantuan bisa gagal”, tegas H Husni.
Oleh karena itu Bupati, minta kepada Tim Penanggulangan Bencana agar dalam melakukan verifikasi dan validasi data tidak main-main dan tidak membawa unsur kepentingan pribadi yang justru dapat merugikan orang banyak.
Untuk menindaklanjuit penegasan Bupati Sumbawa itu, Wakil Bupati Sumbawa Drs. H. Mahmud Abdullah selaku Komandan Tim Tanggap Darurat, telah membentuk Tim Verifikasi dan Validasi data korban banjir yang melibatkan aparat Pemerintah, Tagana, PMI dan Pramuka. Tim ini diharapkan mampu bekerja secara cepat dan tepat, sehingga dalam dua hari ini berhasil menyampaikan data korban banjir yang objektif dan akurat sebagai bahan usulan untuk mendapatkan bantuan dari Pemerintah Pusat.
Dalam kesempatan itu Sekda Sumbawa, Drs H Rasyidi juga menyampaikan kepada Tim Penanggulangan Bencana agar pendataan yang dilakukan secara lengkap pada semua aspek kehidupan yang menjadi korban, baik warga secara umum, Balita, Manula, kemudian sektor pertanian, peternakan, fasilitasi umum, pendidikan dan sektor lainya.
Diharapkan salin data dalam bentuk dokumentasi juga diharapkan agar dapat disampaikan dan juga data dalam bentuk audio visual yang kumpulkan dalam 1 CD untuk masing-masing sektor, sehingga dapat data yang disampaikan menjadi lebih akurat.

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply