PT Newmont Nusa Tenggara

Bronjong Runtuh, Ruang Dapur Hanyut

Moyo Hulu, Gaung NTB
Sebuah rumah semi permanen di Dusun Batu Tering A Desa Batu Tering Kecamatan Moyo Hulu rusak berat setelah arus sungai setempat meruntuhkan bronjong pengaman tebing, Sabtu (11/2) malam.
Pemilik rumah Sapardi alias Apes (38) mengaku kaget saat mendengar suara tebing yang berada di belakang rumahnya runtuh menjelang tengah malam. Saat itu, sekitar pukul 10.30 Wita air sungai Brang Bila meninggi nyaris menutup permukaan pengaman tebing berupa bronjong yang dibangun belasan tahun silam itu.
Apes tambah kaget karena kebun pisang di belakang rumahnya itu tersapu diikuti dengan runtuhnya bagian dapur. “Temboknya ambruk, barang-barang dan peralatan dapur jatuh ke sungai dan dibawa banjir,” katanya.
Selanjutnya, bersama masyarakat setempat Apes mengevakuasi barang-barang yang tersisa ke rumah tetangganya yang relatif lebih aman.
Sementara itu, pemuda setempat Syfariansyah Ahmad kepada Gaung NTB menyebutkan, hingga Minggu dinihari, ia bersama sejumlah warga lainnya berjaga-jaga untuk mengantisipasi kemungkinan selanjutnya. “Kalau banjir maluap lebih tinggi, kami sudah bersiap memberi peringatan kepada seluruh warga,” katanya.
Cef–panggilan akrabnya, mengaku terbantu dengan adanya arus informasi perihal cuaca dan situasi bencana banjir yang diikutinya melalui media sosial facebook.
Ia dan teman-temannya terus memantau sambil sesekali mengirim kabar di facebook yang dalam beberapa hari ini dipenuhi oleh informasi soal banjir. “Untung ada akun facebook Bapak Abu Sufyan yang seakan mengkoordinasi arus informasi yang ada sehingga masyarakat mendapat informasi yang benar dan melakukan antisipasi yang tepat pada waktu yang tepat. Kami juga bisa terhindar dari informasi sesat soal isyu jebolnya bendungan dan kebohongan lainnya yang dihebuskan secara liar oleh oknum-oknum tidak bertanggungjawab,” katanya.
Di samping itu, Cef Syafriansyah juga menyebutkan bahwa transportasi sempat putus ke arah Desa Lito menuju simpangan jalan raya Langam-Lantung akibat melubernya air bah di jembatan limpas Dusun Melung. Banyak pohon hanyut dan tersangkut di sisi jembatan menyebabkan air meluap tinggi,” katanya. Saat ini jembatan tersebut sudah bisa dilalui seiring dengan surutnya banjir, sementara masih banyak batang kayu dan pepohonan yang belum dapat diangkat dari bawah jembatan.

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply