Pengerjaan Molor, Pembangunan Ruang Rawat Inap RSUD Diperpanjang

0
332
loading...
loading...

Sumbawa Besar, Gaung NTB
Pengerjaan ruang rawat inap kelas III RSUD Sumbawa melebihi batas waktu yang tertera dalam kontrak atau molor. Molornya pengerjaan tersebut membuat pengerjaan diperpanjang selama 50 hari kalender.
Direktur RSUD Sumbawa, dr Selvi kepada Gaung NTB, Rabu (28/12) menyampaikan bahwa perpanjangan tersebut telah sesuai dengan Peraturan Presiden, yakni sekitar 50 hari kalender dan hal tersebut sudah ada komitmen dari kontraktor pelaksana. “Konsultan pengawas sudah melihat kondisi di lapangan seperti apa dan pekerjaan minornya,” terang dr Selvi.
dr Selvi menegaskan bahwa untuk pekerjaan mayor secara keseluruhan sudah tuntas, hanya saja pengerjaaan minornya yang belum selesai. Untuk pekerjaan yang belum selsai, bahan-bahannya sudah ada dan pemasangannya saja. “Bahan material tersebut sudah diperiksa oleh TP4D, jadi pekerjaan tersebut optimis akhir Januari dapat diselesaikan,” papar dr Selvi.
dr Selvi memaparkan alasan keterlambatan pengerjaan tersebut, dimana keterlambatan tersebut berawal dari pembongkaran itu sendiri, yang tempat penimbunan tanahnya begitu semput. Karena tempatnya sempit sehingga pembongkaran itu membutuhkan waktu yang lama, hingga meleset hampir 10 hari dan RAB juga meleset.
Sementara itu, Bupati Sumbawa, H M Husni Djibril BSc mengatakan bahwa seiring dengan waktu yang terus bergerak, sebagai manusia banyak tentunya mempunyai banyak kelemahan. Jadi kaitannya dengan molornya pengerjaan tersebut, bisa saja karena faktor manusianya, teknis dan bahkan faktor alam. Segala sesuatu karena tertunda ada aturan yang mendukung untuk bagaimana tindaklanjutnya. “Asal dengan catatan betul-betul bukan karena keteledoran, tetapi memang karena situasi yang mengharuskan terlambat,” terang H Husni.

loading...

LEAVE A REPLY