Dosen UNSA Raih Hibah Penelitian dan Pengabdian Tahun 2017

0
296
loading...
loading...

Sumbawa Besar, Gaung NTB
Dosen Universitas Samawa (UNSA), memperoleh hibah penelitian dan pengabdian masyarakat melalui beberapa skim kegiatan yang diselenggarakan oleh Kementerian Ristek dan Perguruan Tinggi tahun 2017. Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Pada Masyarakat (LPPM) UNSA, Ieke Wulan Ayu, S.TP, M.Si, menyampaikan sebelumnya pada tahun 2016 lalu, dosen UNSA mengirim proposal dengan berbagai skim penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Diantaranya Penelitian Dosen Pemula 15 proposal, Penelitian Fundamental 6 proposal, Penelitian produk Terapan 2 proposal, penelitian kerjasama antar perguruan tinggi 1 proposal, penelitian desertasi doktor 2 proposal.
Selain itu, ada juga proposal pengabdian kepada masyarakat dengan skim Ipteks bagi masyarakat 17 proposal, Iptek bagi inovasi kreativitas kampus 1 proposal dan KKN Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat 6 proposal.
Dari sekian proposal yang diajukan ini kata Ieke, dosen UNSA mampu meraih beberapa skim Penelitian Dosen Pemula (PDP) 7 proposal, Penelitian Produk Terapan (PPT) 1 proposal serta desertasi doktor 2 proposal. Sementara pada kegiatan pengabdian kepada masyarakat, meraih beberapa skim pengabdian kepada masyarakat dengan skim Ipteks Bagi Masyarakat 1 proposal dan KKN Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat sejumlah 2 proposal.
Meski meraih beberapa skim penelitian dan pengabdian masyarakat, Ieke, mencermati jumlah Penelitian Dosen Pemula yang diperoleh pada tahun ini, menurun bila dibandingkan dengan tahun yang lalu yaitu berjumlah 15 judul proposal. Tapi yang menarik tahun ini, dosen UNSA telah mampu meraih hibah Penelitian Produk Terapan, hibah desertasi dan ditambah dengan KKN PPM. “Kemungkinan besar ini disebabkan adanya pemangkasan anggaran dari Kemenrestekdikti pada kegiatan penelitian dan pengabdian,” ujarnya.
Sementara itu, Rektor UNSA, Prof DR Syaifuddin Iskandar, M.Pd, mengapresiasi atas keberhasilan beberapa dosennya yang telah mampu meraih beberapa skim hibah penelitian dan pengabdian kepada masyarakat pada tahun ini.
Tentu kata dia, ini merupakan tidak terlepas dari potensi sumber daya tenaga pendidik yang dimiliki oleh UNSA sendiri. Kualifikasinya tidak diragukan lagi, bahkan tahun 2020 nanti, sudah ada 40 dosen UNSA akan bergelar doktor. “Kami berharap pihak lain yang memerlukan kemitraan dengan kami pada kegiatan penelitian dan pengabdian masyarakat, dosen-dosen UNSA sudah siap sesuai dengan kapakaran masing-masing,” tegasnya.
Menurut Prof Ude—sapaan akrabnya, secara kelembagaan unit kerja yang membidangi kegiatan penelitian dan pengabdian di UNSA, yaitu LPPM pada tahun lalu telah mampu menaikkan kluster bidang penelitian dari sebelumnya binaan menjadi madya. “Alhamdulillah, awal tahun 2017 ini saya mendapat surprise yang sangat luar biasa,” kata Adnan, MPd, dosen UNSA peraih dua hibah penelitian.
Adnan yang juga kandidat doktor ini, menuturkan keberhasilannya ini tidak terlepas dari kepemimpinan Rektor UNSA, yang selalu mengingatkan bahwa tugas dosen bukan hanya mengajar. Tetapi meneliti mengembangkan ilmu pengetahuan dan pengabdian kepada masyarakat, serta tugas pengelolaan kegiatan penelitian dan pengabdian yang diberikan oleh LPPM mengenai pengelolaan yang efektif dengan memberikan informasi berkaitan dengan skim-skim penelitian dan pengabdian.

loading...

LEAVE A REPLY