Dinas Pertanian Terus Genjot Penanaman Jagung

0
349

Sumbawa Besar, Gaung NTB
Hingga awal Januari 2017, angka penanaman jagung di Kabupaten Sumbawa sudah mencapai 56 ribu hektar. Penanaman puncaknya dilakukan petani pada bulan Desember 2016 lalu. Dinas Pertanian terus mengejar target penanaman jagung hingga Maret 2017 pada kisaran angka 65 ribu hektar. Sedangkan target reguler hingga September 2017 sebanyak 72 ribu hektar dan ditambah lagi dengan bonus target yang diberikan Kementerian Pertanian khusus untuk Kabupaten Sumbawa hingga akhir 2017 sebesar 125 ribu hektar. Oleh karena itu, total target produksi jagung sebesar 197 hektar. Sedemikian besarnya target tersebut merupakan langkah awal mewujudkan Sumbawa sebagai sentra produksi jagung nasional.
“Kami ditantang Menteri Pertanian kemarin hingga 200 hektar, namun saya bilang dicoba dulu 125 hektar” kata Kepala Dinas Pertanian, Tarunawan, SSos SP kepada Gaung NTB, Selasa (10/1).
Menurutnya, jagung sudah ditanam secara merata baik di wilayah Timur, Barat, Selatan maupun Utara. Rata-rata petani menanam jagung di lahan kering ataupun lahan tada hujan, sehingga sumber air yang diandalkan hanya hujan.
Diungkapkan pejabat ramah berkumis lebat ini, untuk meningkatkan produksi jagung, pemerintah baik pusat maupun provinsi melalui berbagai upaya akan mendukung petani. Bibit jagung kemarin sudah diserahkan langsung kepada petani dan kelompok tani. Bahkan jika diuangkan per 3 karung bibit itu harganya mencapai Rp 1,5 juta.
“Ini tantangan yang harus bisa kita lakukan dengan maksimal, saya optimis kita bisa, Kementrerian itu sudah tahu bahwa kabupaten kita bisa menjadi sentra terbesar produksi jagung Nasional yang disegani oleh Kabupaten-kabupaten lain, kalau menteri saja percaya maka kita haruslah optimis, jadi mari semua komponen bersatu padu untuk mewujudkannya” paparnya.
Prestasi membanggakan sudah diraih Kabupaten Sumbawa karena 2015 berhasil memproduksi 65.000 hektar jauh meninggalkan kabupaten lain di wilayah Provinsi NTB seperti Kabupaten Dompu yang hanya berhasil memproduksi jagung sebesar 35.000 hektar saja.
Dijelaskannya, setelah menggelar pertemuan dengan semua KUPT Pertanian di tingkat kecamatan dirinya cukup optimis bahwa target tersebut akan bisa dicapai.
“Kami sudah melakukan hitung-hitungan secara matematis, angka itu akan bisa dicapai apabila kita melakukan penanaman dilahan kering dan lahan persawahan dengan persentase penambahan saja misalnya jika dilahan kering per tahunnya petani menanam dua kali maka kita bisa tingkatkan menjadi 3 kali serta dilahan persawahan yang biasanya hanya dilakukan 1 kali bisa ditingkatkan menjadi dua kali,” paparnya.
Lebih jauh sambungnya, peningkatan angka produksi jagung ini bukan semata-mata mengejar target dari pusat, namun ini juga dihajatkan untuk meningkatkan kesejehteraan petani. “Bayangkan apabila petani kita berhasil produksi jagung sesuai target maka otomatis angkanya bisa mencapai 4 kali lipat dari total APBD Kabupaten Sumbawa sebesar 1,3 triliun dengan angka itu maka otomatis petani Kita sejahtera” seraya berharap semoga hajat itu dapat tercapai.

LEAVE A REPLY