Bupati KSB Himbau Pejabat Struktural Intropeksi Diri

0
264

Taliwang, Gaung NTB
Momentum pergantian tahun harus dijadikan penyemangat untuk bangkit demi menuju perubahan yang lebih baik lagi dari tahun sebelumnya. 
Jadikan kegagalan tahun sebelumnya sebagai refleksi dan perenungan diri agar tahun berikutnya lebih sukses dari tahun sebelumnya. “Momentum strategis pergantian tahun ini, tentunya harus dijadikan sebagai suatu upaya untuk merefleksikan serta evaluasi diri, agar bangkit lebih baik lagi dalam membenahi kekurangan di tahun sebelumnya,” ungkap Bupati Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), Dr Ir H W Musyafirin MM.
Bupati juga meminta sejauh mana peran yang sudah diberikan dalam tugasnya, termasuk mengevaluasi dirinya sendiri sebagai kepala rumah tangga.
Para birokrat pelayan masyarakat, juga diminta merefleksikan dan evaluasi sejauh mana, peranannya dalam tugasnya. “Apakah sudah optimal atau tidak, perilakunya menyimpang atau tidak, dalam tugasnya melebihi porsi atau tidak serta dalam tugasnya ada persoalan lainya atau tidak. Termasuk juga evaluasi pribadi selaku pimpinan dalam rumah tangganya,” ujarnya.
Momentum renungan akhir tahun, diminta dijadikan kegiatan sebagai ajang muhasabah, agar tahun berikutnya akan lebih sukses dari tahun sebelumnya. 
Selain itu, keberhasilan di ini dapat dicapai di tahun berikutnya. Sedangkan kegagalann ditahun lalu untuk dijadikan evaluasi agar ditahun depan tidak terjadi lagi.
Di tahun baru yang akan segera dihadapi juga agar bangkit lebih baik lagi, sehingga tidak menjadi manusia yang merugi. 
Pergantian tahun, ini harus dijadikan pemicu serta pemacu semangat untuk bersama-sama bergandeng tangan untuk berkomitmen di tahun berikutnya membangun Sumbawa Barat lebih baik lagi.
Menurut Bupati, ada beberapa hal yang perlu dicermati, ke depan bagi semua kalangan birokrasi yang pertama adalah meningkatkan kinerja terutama di dalam pelayanan publik. 
Semua SKPD, juga camat, punya tanggung jawab pokok masing-masing. Jika ini semua dilakukan dengan koordinasi yang baik akan punya sinergitas, dan ini harus ditopang dengan disiplin yang kuat. “Kita sebagai aparatur penyelenggara pemerintahan sepakat dalam hal mengutamakan kepentingan masyarakat. Kepentingan publik menjadi prioritas utama dalam program kita,” jelasnya.
Bupati meminta seluruh SKPD yang berkaitan dengan program penataan khususnya infrastruktur diminta untuk persiapkan diri, agar bisa bekerja ekstra keras. Demikian juga dengan SKPD yang berhubungan langsung dengan publik supaya meningkatkan kinerja dan pola pelayanan yang lebih terhormat dan lebih berkualitas. 
Karena kinerja SKPD selaku penyelenggara pemerintah mempunyai tanggung jawab yang sama, dalam upaya peningkatan pelayanan kepada masyarakat. “Banyak hal yang menjadi perhatian pemerintah dan juga keinginan masyarakat untuk menjadi perhatian kita ke depan. Namun, semua itu dapat kita wujudkan jika semua bisa bekerja secara bersinergi, secara bersama-sama sehingga nanti kendala-kendala ke depan akan bisa diatasi,” tandasnya.
Profesionalime dan integritas kepala desa menjadi sangat penting untuk membangun desa. Ia pun menghimbau antara pemerintahan desa dengan kecamatan dan Pemkab Sumbawa Barat, harus selalu kompak dan harmonis serta tidak ada konflik. “Kades sebagai pemimpin harus peka dan mampu menyerap keinginan masyarakatnya,” imbuhnya.

LEAVE A REPLY