PT Newmont Nusa Tenggara

Diskotik Salurkan Laptop dan Jaringan Internet di 28 Desa

Sumbawa Besar, Gaung NTB
Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskotik) Kabupaten Sumbawa segera salurkan bantuan perangkat komputer, akses point dan Penyediaan Satelit Internet di yakni pada 28 desa dan 23 Kecamatan. Hal itu dilakukan untuk memudahkan akses internet bagi masyarakat.
Seperti disampaikan Kasi Aplikasi dan Tata Kelola e-Government Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskotik) Mirajuddin, ST kepada Gaung NTB, minggu (8/1) bahwa adanya bantuan tersebut, berkat perjuangan selama setahun lebih, sehingga Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kemenkominfo) dari dana USO (Usaid Service Obligation) yang dikelola Balai Penyedia dan Pengelola Pembiayaan Telekomunikasi dan Informatika (BP3TI), memberikan bantuan berupa Penyediaan Akses Internet sudah dipasang dan perangkat komputer dan akan segera dibagikan
Menurut Raju—sapaan akrab Mirajuddin, hanya Kecamatan Lantung yang tidak mendapatkan bantuan tersebut karena sebelumnya sudah mendaptkan bantuan dari Kemenristek.
Bantuan Kemenkominfo itu jelas Raju, berawal dari adanya surat terbuka yang dikirimkan oleh seorang murid SD di Lunyuk Ode, dalam surat tersebut anak itu mengininkan tersedianya akses teknologi informasi berupa internet yang dibacakan pada saat upacara Hari Kemerdekaan RI pada 17 Agustus lalu.
Untuk di Lunyuk jelas Raju, pihaknya sudah memasang perangkat satelit di Kantor Desa Lunyuk Ode dekat dengan lokasi SD tersebut, sehingga si anak yang mengirimkan surat tersebut dapat menikmati akses internet tersebut dengan bimbingan dari gurunya.
Disebutkan Mirajuddin, launching uji coba conectivitas jaringan internet akan dilakukan saat hari lahir Kabupaten Sumbawa yang diperingati setiap tanggal 22 Januari mendatang, Rencananya, akan dilakukan telekonfrens antara Bupati Sumbawa dengan masyarakat yang selama ini terisolir, karena tidak ada akses jaringan Telekomunikasi seperti di Desa Labangkar Kecamatan Ropang dan Desa Senawang Kecamatan Orong Telu.
Meskipun dipasang di kantor desa, kantor camat serta ada pula yang di sekolah seperti di SMA Gunung Galesa di Moyo Hilir, baik masyarakat, perangkat desa dan kecamatan dapat bersinergi dengan pengurus Kelompok Informasi Masyarakat maupun kampung media (KIM).
“Kami berharap kepada KIM yang sudah terbentuk, dapat semakin eksis dengan adanya bantuan itu, sehingga dapat menyebarkan informasi positif serta promosi produk unggulan desa melalui internet dan kami juga berharap kepada masyarakat untuk menggunakan bantuan itu dengan bijak,“ harapnya.
Lebih jauh disampakan Raju, ada 4 perusahaan yang memasang jaringan VSAT (Very Small Aperture Terminal) khusus di Kabupaten Sumbawa yakni Iforte, PSN, Lintasarta dan Yudhawira.
Jaringan VSAT jelasnya, terhubung langsung ke satelit komunikasi sehingga cukup mahal. Namun lebih efisien apabila wilayahnya terpencil. Misalnya, di Orong Telu akan jauh lebih hemat menggunakan VSAT ketimbang pakai Wifi Telkom karena tidak mungkin menarik kabel sampai sejauh itu.
“Kami akan tetap kawal di lapangan apabila ada jaringan yang lelet, belum berfungsi serta rusak, sehingga Kami bisa langsung berkordinasi dengan perusahaan penyedia jasanya” ujarnya.
Sementara akses internet yang dibangun menggunakan dana USO, memiliki kapasitas bandwidth rata-rata 2Mbps. Sama juga seperti Wifi dapat dipakai banyak orang, Kapasitas tersebut dirasa cukup untuk melakukan selancar, pengunduhan dan pengunggahan. Akses internet yang telah disediakan dipergunakan untuk menunjang proses belajar mengajar serta bermanfaat untuk masyarakat sekitar.

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply