PT Newmont Nusa Tenggara

Tiga Mantan Pejabat Bank NTB Jadi Tahanan Kota

Sumbawa Besar, Gaung NTB
Setelah melalui proses penyidikan yang panjang ditambah bolakbaliknya berkas perkara tindak pidana penyimpangan pemberian kredit pada PT Bank NTB Cabang Sumbawa dari penyidik Kepolisian kepada pihak Kejaksaan, akhirnya tim Penyidik Kepolisian Resort Sumbawa sudah bisa bernafas lega. Pasalnya berkas perkara tersebut telah dinyatakan P21 (lengkap) oleh Kejaksaan.
Kamis (05/01) kemarin, berkas perkara tahap kedua yang melibatkan tiga orang mantan pejabat pada bank tersebut sebagai tersangka secara resmi telah dilimpahkan kepada tim Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Negeri Sumbawa disertai dengan pengiriman para tersangka dan barang bukti.
Pelimpahan berkas perkara dilakukan tim penyidik Kepolisian Resort Sumbawa Sumarlin dkk kepada tim JPU Kejari Sumbawa dibawah koordinator Kasi Pidana Khusus Anak Agung Raka Putra Darmana SH ditandai dengan penandatangan berita acara pemeriksaan ketiga tersangka yang didampingi tim kuasa hukum Zainuddin SH dan H Alamsyah Dahlan SH.
Kajari Sumbawa melalui Kasi Pidsus Anak Agung Raka Putra Darmana SH didampingi Jaksa Muhammad Isa Ansyori SH dalam keterangan persnya kepada Gaung NTB di ruang kerjanya Kamis sore membenarkan adanya pelimpahan berkas perkara tahap kedua kasus tindak pidana korupsi pada PT Bank NTB Cabang Sumbawa dsiertai penyerahan tiga orang mantan pejabat bank setempat sebagai tersangka terdiri MAR (Mantan Pimpinan Cabang), MAB (Mantan Wakil Pimpinan Cabang) dan SN (Mantan Penyelia Administrasi dan Kredit) dan telah diterima dengan baik dalam keadaan lengkap.
Ketiga tersangka telah dilakukan pemeriksaan kembali oleh tim jaksa penyidik sekitar dua jam dan telah dilakukan penandatanganan berita acara pemeriksaan disaksikan tim penasehat hukum ketiga tersangka. Berdasarkan surat perintah yang ditandatangani Kajari Sumbawa Paryono SH, ketiga mantan pejabat PT Bank NTB Cabang Sumbawa tersebut langsung ditahan dengan status tahanan kota selama 20 hari kedepan–sampai dengan 25 Januari 2017 untuk memudahkan proses penanganan tahapan selanjutnya.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, kasus tindak pidana perbankan itu berupa penyimpangan pemberian kredit mitra wirausaha (KMWU) pada tahun 2007 lalu yang diperuntukkan bagi 151 karyawan PT Newmont Nusa Tenggara (PT NNT). Dalam kredit ini, terjadi kerugian negara sekitar Rp 2,39 Miliar.
“Dalam waktu secepatnya setelah seluruh berkas surat dakwaannya rampung, segera dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor Mataram,” kata Raka akrab Kasi Pidsus ini disapa.

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply