PT Newmont Nusa Tenggara

Muspika dan Kades se-Alas Tertibkan Gelondong

Alas, Gaung NTB
Muspika Kecamatan Alas yang terdiri dari Camat Heri Heriyanto Diaz SSos, Kapolsek Kompol M Jafar, Danramil 1607-04 Kapten Infantri I Wayan Suledra, tak henti-hentinya melakukan pembinaan dan sosialisasi terhadap Penambangan Tanpa Izin (PETI) yang berada di Kecamatan setempat.
Menindaklanjuti hal tersebut, Muspika Kecamatan Alas mengeluarkan Surat Edaran (SE) tertanggal 15 Desember 2016, tentang penertiban gelondong, yang inti isinya adalah penempatan operasi gelondong yang tidak berdekatan dengan pemukiman dan jalan negara, provinsi maupun Kabupaten, serta pembuangan limbah hasil processing gelondong tidak sembarangan yang berdampak terhadap kesehatan masyarakat.
Sedangkan batas waktu yang diberikan untuk merelokasi gelondong adalah sampai dengan tanggal 31 Desember 2016 dan apabila tidak diindahkan maka akan dilakukan penindakan dan penertiban.
Menyikapi Surat Edaran tersebut, beberapa kali Muspika Kecamatan Alas terus melakukan pendekatan secara persuasif dan kekeluargaan sebelum batas waktu yang sudah ditentukan sesuai dengan isi Surat Edaran. Namun sampai batas yang sudah ditentukan, ada sebagian besar pemilik gelondong tidak mengindahkan Surat Edaran tersebut.
Karena itulah, Selasa (3/1), Muspika Kecamatan Alas yang terdiri dari Camat Alas bersama Sekcam dan Pol PP Alas, Kapolsek Alas bersama anggota, Danramil 1607-04/Alas bersama anggota, serta semua Kepala Desa se-Kecamatan Alas, terjun langsung untuk memastikan apakah semua gelondong sudah dibongkar dan di relokasi oleh pemiliknya.
Namun setelah turun langsung ke lapangan, masih terdapat gelondong yang belum dibongkar oleh pemiliknya. Hanya sebagian kecil yang sudah dibongkar. Terhadap gelondong yang belum dibongkar tersebut, Muspika Kecamatan Alas bersama anggotanya langsung melakukan pembongkaran. Pembongkaran berjalan dengan lancar dan aman.
Di tempat penertiban gelondong, Kapolsek Alas Kompol M Jafar, bersama Camat Alas dan Danramil 1607-04/Alas kepada Gaung NTB, mengatakan bahwa kami Muspika Kecamatan Alas telah cukup lama memberikan toleransi kepada pemilik gelondong untuk segera direlokasi ke tempat yang sudah disepakati bersama sesuai isi Surat Edaran yang sudah dibagikan kepada pemilik gelondong. “Untuk itu kami Muspika Kecamatan Alas turun langsung untuk melakukan pembongkaran gelondong bagi gelondong yang belum dibongkar pemiliknya,’ katanya.
Ditambahkan Kapolsek, hal ini akan berlanjut di tempat lainnya yang ada di wilayah Kecamatan Alas.
Di tempat terpisah, masyarakat mengapresiasi Muspika dan para Kepala Desa, atas kegiatan ini. Namun warag meminta agar penertiban dan relokasi gelondong ini jangan sampai ada tebang pilih. “Menurut kami masih banyak gelondong yang belum tersentuh. Muspika pun tau di mana posisi gelondong tersebut,” ucap seorang warga yang menolak jatidirinya dikorankan.
Oleh karena itu harapan kami masyarakat. lanjutnya, jangan sampai ada tebang pilih dan segera melakukan relokasi ke tempat yang jauh dari pemukiman penduduk, persawahan. Pembuangan limbah hasil processing gelondong pun tidak boleh sembarangan karena berdampak terhadap kesehatan masyarakat, harapnya.

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply