Sumberdaya Kelautan dan Perikanan Menjadi Penggerak Pembangunan

0
373
loading...
loading...

Sumbawa Besar, Gaung NTB
Para pelaku usaha perikanan yang ada di Kabupaten Sumbawa belum lama ini mengikuti temu kemitraan usaha yang digelar oleh Dinas Kelautan dan Perikanan Sumbawa, di Wisma Daerah. Kegiatan tersebut digelar untuk membahas pengembangan dan pertumbuhan pola kerjasama dan kemitraan usaha perikanan khususnya budidaya rumput laut, udang, pengolahan dan pemasaran hasil perikanan. Selain itu juga untuk menyatukan persepsi dan keseragaman pola tindak dalam upaya meningkatkan kemampuan usaha dan mewujudkan aktifitas usaha perikanan yang tangguh dan kokoh dalam menghadapi persaingan usaha ditingkat lokal dan internasional.
Hadir dalam kesempatan tersebut, dari Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi NTB, Dinas Kelautan dan Perikanan Sumbawa, Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan, Pimpinan Bank BRI Cabang Sumbawa, Pimpinan PT PLN Area Sumbawa, Balai Budidaya Laut Lombok, serta Satker BBP2HP Mataram. Sedangkan peserta temu kemitraan tahun 2016 terdiri dari unsur pelaku usaha perikanan, pembudidaya rumput laut dan udang, pengolah dan pemasaran hasil perikanan, UPT Dinas Kelautan dan Perikanan.
Bupati Sumbawa dalam sambutannya yang diwakili Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Drs H Didi Darsani APt mengatakan, kegiatan temu kemitraan ini mempunyai nilai yang penting dan strategis sebagai salah satu wahana diskusi dan menyatukan persepsi serta langkah strategis dalam menumbuh kembangkan pola kerjasama dan kemitraan usaha perikanan di Kabupaten Sumbawa. Pembangunan berbasis sumberdaya kelautan dan perikanan diharapkan dapat menjadi motor penggerak pembangunan nasional.
“Pengelolaan dan pemanfaatan sumberdaya kelautan dan perikanan harus dilaksanakan secara terpadu dengan mengembangkan suatu jalinan kemitraan usaha baik pemerintah, dunia usaha maupun masyarakat dalam rangka menyatukan langkah agar semua dapat memahami kondisi yang ada, serta menentukan apa yang dibutuhkan dan yang perlu dilakukan sehingga berdampak peningkatan nilai tambah dan daya saing, mendorong berkembangnya kreativitas dan inovasi untuk menciptakan wirausaha baru dan yang pada akhirnya terwujud ekonomi kelautan dan perikanan yang berkelanjutan, peningkatan kesejahteraan masyarakat dan perekonomian bangsa”, papar Didi Darsani.
Didi darsani mengaku bahwa salah satu bukti nyata yakni dengan ditetapkannya Kabupaten Sumbawa oleh Pemerintah Pusat sebagai kabupaten minapolitan rumput laut dan udang serta kabupaten percontohan industrialisasi kelautan dan perikanan. Oleh karena itu Pemerintah Kabupaten Sumbawa secara terus menerus bertekad untuk menjadikan rumput laut sebagai komoditi unggulan daerah. pada bidang pengolahan dan pemasaran hasil perikanan, Pemda juga terus berupaya untuk mendorong memberikan pelayanan dalam rangka mempermudah akses pemasaran, serta tumbuhnya industri-industri rumah tangga yang mengelola produksi perikanan dari bahan mentah menjadi bahan jadi sebagai upaya peningkatan nilai tambah produk serta penyerapan tenaga kerja. Disamping berupaya meningkatkan eksploitasi sumberdaya sebagai upaya meningkatkan produksi dan pendapatan masyarakat perikanan, maka Pemda juga melakukan berbagai kegiatan perlindungan, pelestarian dan pengendalian serta pengawasan sumberdaya kelautan dan perikanan agar dapat menjamin dimanfaatkan secara berkelanjutan di masa-masa yang akan datang.
Didi Darsani berharap agar dukungan, kerjasama, kemitraan dan koordinasi yang efektif serta harmoni dan sinergi antara Pemerintah, dunia usaha dan masyarakat dalam pengelolaan dan pemanfaatan sumberdaya kelautan dan perikanan yang telah terjalin dengan baik selama ini dapat terus ditingkatkan pada masa-masa yang akan datang. “Sebagai wujud komitmen kita bersama untuk menyukseskan pembangunan kelautan dan perikanan yang berdaya saing dan berkelanjutan untuk kesejahteraan masyarakat sebagaimana kita harapkan bersama”, tandasnya.

loading...

LEAVE A REPLY