Setelah Tiga Bulan Dicabuli, Lapor Polsi

0
346
loading...
loading...

Sumbawa Besar, Gaung NTB
Seorang petani berinitial Sfn (37) yang beralamat di Desa Lawin Kecamatan Ropang, dilaporkan ke Polisi, Sabtu (17/12), untuk mempertanggungjawabkan perbuatan tindak pidana pencabulan yang telah dilakukan terhadap pelapor berinitial RW (28). Kini kasusnya dalam proses penanganan penyelidikan intensif aparat Kepolisian Resort Sumbawa.
Kasus ini sebenarnya terjadi sejak hampir tiga bulan yang lalu, namun korban RW baru membukukan laporan Polisi nomor LP/838/XII/2016/SPKT Resort Sumbawa karena korban merasa sangat ketakutan dan trauma atas kejadian yang dialaminya pada hari Kamis 29 September 2016 lalu sekitar pukul 10.00 Wita di TKP jalan usaha tani simpang Boak Kecamatan Unter Iwes Sumbawa.
Awalnya, pelaku (terlapor) dan korban (Pelapor) turun gunung dari Kecamatan Ropang menuju kota Sumbawa Besar untuk menghadiri sebuah acara. Di saat pulang menggunakan sepeda motor itulah, ketika melintas di TKP dalam suasana sepi, pelaku melancarkan aksinya dengan menggunakan kekerasan dan ancaman kekerasan lalu mencabuli korban secara paksa sehingga kehormatan gadis desa itupun menjadi ternoda.
Saat berada di kampung halamannya di Desa Lawin, korban terlihat tidak seperti biasa. Dia lebih banyak mengurung diri membuat keluarga korban bertanya-tanya apa gerangan yang terjadi. Betapa kagetnya keluarga korban ketika mendengarkan penuturan korban kalau dirinya telah menjadi korban tindak pidana pencabulan lekaki sekampungnya. Akhirnya kasus tersebut dikaporkan ke Polisi untuk proses hukum lebih lanjut.
Kasubag Humas Polres Sumbawa Ajun Komisaris Polisi (AKP) Waluyo kepada Gaung NTB kemarin membenarkan adanya laporan kasus tindak pidana pencabulan terhadap gadis Desa Lawin Kecamatan Ropang tersebut dan kasusnya sendiri kini sedang dalam proses lidik.

loading...

LEAVE A REPLY