Pondok Pesantren Al-Mutmainnah Leseng Juara Sepak Takraw Tingkat Nasional

0
402
loading...
loading...

Sumbawa Besar, Gaung NTB
Pondok Pesantren Al-Mutmainnah Desa Leseng Kecamatan Moyo Hulu, terus meningkatkan prestasinya di bidang olahraga. Setelah berhasil meraih juara 1 Sepak Takraw pada ajang Pekan Seni Olahraga Pondok Pesantren (Pospeda) Tingkat Kabupaten, yang digelar oleh Kementerian Agama Kabupaten Sumbawa belum lama ini.
Pada tingkat Provinsi NTB, Pondok Pesantren Al-Mutmainnah berhasil merebut juara 1, kemudian melaju dengan mulus ke Tingkat Nasional. Namun, dibabak penentuan akhir ternyata perlawan dari tim lawan cukup sengit, para algojo Takraw cilik pesantren ini hanya mampu merebut Juara Harapan II di Tingkat Nasional yang berlangsung di Provinsi Banten pada tanggal 24 hingga 28 Oktober 2016 lalu.
Kasi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kementerian Agama Kabupaten Sumbawa DGH Ahmad Taufik, SAg MM kepada Gaung NTB, belum lama ini menyampaikan bahaw tim takraw Kabupaten Sumbawa memang cukup diacungi jempol atas prestasinya. Sebenarnya kata H Taufik, Kabupaten Sumbawa mengirimkan 3 perwakilan ke Tingkat Provinsi NTB pada Pekan Seni Olahraga Pondok Pesantren tersebut diantaranya pada Lomba Pidato Bahasa Arab, Bahasa Inggris dan Sepak Takraw. Namun yang berhasil melaju ke Tingkat Nasional hanya Tim Sepak Takraw yang diwakili oleh Pondok Pesantren Al-Mutmainnah Desa Leseng Kecamatan Moyo Hulu tersebut. Menurut H Taufik, pengalaman selama 2 tahun terakhir, prestasi di bidang olahraga memang selalu membawa harum untuk Kemenag Kabupaten Sumbawa.
Terkait keberadaan Pondok Pesantren Al-Mutmainnah Desa Leseng dijelaskan H Taufik, bahwa pondok tersebut berdiri sejak tahun 1993 memiliki jenjang pendidikan Madrasah Aliyah, Madrasah Tsanawiyah dan Pendidikan Diniyah dibawah naungan Yayasan Pendidikan dan Aakwah Al-Mutmainnah. Pesantren itu jelasnya, memiliki santri laki-laki sebanyak 132 orang dan santri perempuan sebanyak 149 orang. Sebagian santri tinggal di asrama pondok.
Adapun kegiatan pembinaan santri jelas H Taufik yakni pidato, bela diri dan olahraga.
Terkait dengan prestasi santri di pondok yang juga dibawa binaannya itu, bahwa pada tahun 2014 Pondok Pesantren Al-Mutmainnah sudah pernah juara 1 Pospeda Sepak Takraw Tingkat Provinsi NTB dan menjadi wakil NTB di Tingkat Nasional yang diselenggaran di Gorontalo. Namun pada waktu itu di babak penyisihan tumbang dan tidak berhasil mendapat juara. Untuk bidang Pidato Bahasa Arab, Bahasa Inggris, Fahmil maupun Syarhil menurutnya, Kabupaten Sumbawa belum mampu berbicara di Tingkat Provinsi.
Untuk itu kata H Taufik, pihaknya akan terus melakukan pembinaan khususnya kepada pelatih di setiap pesantren agar dapat membina dengan optimal.
Terhadap keberadaan Pesantren di Kabupaten Sumbwa, menurut H Taufik pihaknya mengapresiasi perkembangan pesantren di Kabupaten Sumbawa, bahkan sekarang ini katanya, muncul pondok pesantren modern bertaraf internasional  milik Prof DR KH Din Syamsuddin, Pondok Al-Kahfi milik DR Zulkieflimansyah PhD dan Pondok Abu Bakar yang diasuh Ustad Munajat, Lc hal itu katanya, semakin menambah posisi tawar pendidikan Islami di Kabupaten Sumbawa.
Selama ini katanya, banyak masyarakat enggan menyekolahkan anaknya di pondok dengan alasan tidak modern namun pola pikir itu mulai hilang dari tahun ke tahun dan bahkan, pondok pesantren sekarang ini sudah tidak susah lagi cari santri karena para orang tua berbondong-bondong memasukan anaknya ke pondok pesantren.
“Kami akan terus melakukan kordinasi dengan semua pondok, baik yang langsung di bawah garis komando Kemenag maupun pondok milik pribadi,” ujarnya, seraya mengatakan bahwa hal itu dilakukan dalam upaya pengembangan pondok pesantren, pondok Al Quran melalui sebuah risalah yang ditujukan kepada pengelola dan pengasuh pondok pesantren dan pengelola pondok Al Quran.

loading...

LEAVE A REPLY