OKNUM PELAJAR SMA DISETUBUHI DENGAN PAKSA

0
477
loading...
loading...

Plampang, Gaung NTB
Bunga (16) oknum pelajar SMA telah menjadi korban pemerkosaan seorang pemuda sekampungnya berinitial SH (19). Dengan gemetaran, ayah korban Syd (48) asal Dusun/Desa Brang Kolong Kecamatan Plampang Sumbawa mempolisikan pelaku, Kamis (1/12). Kasus tindak pidana persetubuhan paksa terhadap anak di bawah umur itu tercatat dalam laporan Polisi nomor LP/91/XII/2016/SPKT Polsek Plampang.
Kepada petugas Sentral Pelayanan Kepolisian Terpadu Polsek Plampang, Syd menuturkan kasus yang menimpa putrinya itu, sesuai dengan pengakuan korban, terjadi pada hari Jum’at (18/11) sekitar pukul 20.00 Wita. Ia dipaksa melakukan hubungan suami istri di rumah korban. Saat itu pelaku datang bertamu saat rumah dalam keadaan sepi. “Kesempatan itu dimanfaatkan pelaku dengan cara menarik paksa korban ke dalam kamar korban,” sebut Syd.
Korban berusaha berontak dan melawan. Tetapi apa daya tenaga seorang remaja ABG, sehingga celana korban dibuka dengan paksa sambil pelaku mengancam korban dengan kata-kata “Saya bunuh kamu kalau berteriak”. Perbuatan bejat itupun terjadi.
Saat orangtuanya pulang, Bunga lantas menceritakan semuanya sambil menangis. Tanpa menunggu lama, Syd dan keluarganyapun segera mengadukan perbuatan itu kepada pihak Kepolisian untuk proses hukum lebih lanjut.
Kasubag Humas Polres Sumbawa Ajun Komisaris Polisi (AKP) Waluyo kepada Gaung NTB kemarin membenarkan adanya laporan kasus tindak pidana persetubuhan terhadap anak dibawah umur yang menimpa seorang remaja ABG SMA di Desa Brang Kolong. Kini kasus tersebut telah tercatat dalam penanganan penyelidikan intensif aparat Kepolisian.

loading...

LEAVE A REPLY