Kantor KPU Sumbawa Segera Menjadi ‘Rumah Pintar’

0
340
loading...
loading...

Sumbawa Besar, Gaung NTB
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sumbawa terus berupaya untuk mencerdaskan masyarakat. Disamping gencar melakukan pencerdasan kepada masyarakat melalui kegiatan sosialisasi pendidikan politik dan demoraksi, KPU Sumbawa juga mencerdaskan masyarakat melalui program ‘Rumah Pintar’, dimana seluruh tembok ruangan yang ada di kantor tersebut di disain dengan indah dan menarik dengan konsep pendekatan etnik Sumbawa, kemudian diisi dengan berbagai informasi dan pengetahuan terkait tentang kepemiluan.
Diantaranya berisi tentang sejarah kepemiluan di Indonesia hingga informasi terbaru tentang pemilu, kemudian juga ditampilkan hasil pemilihan legislatif dan pemilihan kepala daerah kabupaten Sumbawa serta informasi penting lainnya. Rumah Pintah tersebut oleh KPU Sumbawa diberikan nama khusus yang bernuasa etnis Samawa yakni disebut dengan Bala’ Late.
Ketua KPU Sumbawa, Syukri Rahmat S.Ag kepada Gaung NTB, belum lama ini menyampaikan bahwa KPU Sumbawa ingin mencerdaskan masyarakat melalui berbagai informasi yang ditempel pada seluruh dinding Kantor KPU Sumbawa. “Tidak ada ruang kosong dari seluruh tembok Kantor KPU Sumbawa, kecuali untuk mencerdaskan masyarakat melalui berbagai informasi kepemiluan,” jelasnya.
Rumah Pintar yang diberi nama Bala’ Late tersebut jelas Syukri, merupakan salah satu bentuk kreatifitas KPU, setelah Pilkada yang rencananya akan dilaunching awal tahun 2017 mendatang.
Lebih jauh dijelaskan Syukri, bahwa yang dimaksud dengan Bala’ Late, adalah bahwa nama tersebut terdiri dari dua suku kata yaitu Bala’ dan Late. Bala jelasnya berarti rumah besar, Istana Sultan dan raja. Tapi Bala di sini katanya, bukan bermakna seperti itu melainkan rumah besar tempat orang belajar dan menggali informasi tentang kepemiluan dan demokrasi. “Semua data tentang pemilu dan demokrasi dikumpulkan dan dipampang sehingga tembok dan dinding ruangan KPU seolah-olah bisa berbicara,” ujarnya.
Kemudian Late itu sambungnya, berarti cerdas atau pintar. Maknanya, ketika orang datang ke KPU, mereka bisa belajar dan berguru sehinga pada pulang mereka menjadi orang yang pintar tentang demokrasi dan pemilu. “Bala Late dan seluruh atribut yang ada di Kantor KPU Sumbawa ini melambangkan Sumbawa,” jelasnya. konsep etnik Sumbawa yang muncul betul katanya seperti Lonto Engal, yang filosofinya symbol keberlangsungan generasi, kesetiaan, kesetiakawanan dan kedalaman ilmu.
Bukan hanya itu katanya, di bagian depan kantor KPU akan dipasang display sehingga ketika pengunjung masuk ke Kantor KPU, dapat langsung mengakses data KPU. Selanjutnya pada pada bagian tengah ruangan akan dibuat Bale Ronda sebagai tempat berdiskusi, bersantai sambil minum kopi dan lainnya.
Dengan nuansa seperti itu, kata Syukri yang juga Sekretaris Umum Majelis Adat Tana Samawa, KPU akan terlihat semakin ramah dan komunikatif dengan informasi yang terpampang di seluruh tembok. “Bala Late ini sengaja kami bangun, karena selama ini kita sering lupa pendokumentasian. Biasannya setelah kegiatan selesai dokumentasinya ikut hilang,” katanya.
Kegiatan lainnya lanjut Syukri, selain membangun Bala’ Late, KPU Sumbawa sedang membuat buku yang berisi dokumentasi kegiatan Pilkada berjudul “Lensa Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Sumbawa”. Selain itu sambungnya KPU juga sedang merampungkan buku berjudul “Mengantar Pemimpin Baru Sumbawa” yang akan segera dilaunching.

loading...

LEAVE A REPLY