Kalangan Pendidikan Sambut Baik Rencana Penghapusan UN

0
550
loading...
loading...

Sumbawa Besar, Gaung NTB
Meski belum resmi, rencana pemerintah pusat melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menghapus Ujian Nasional (UN), disambut gembira kalangan pendidikan di Kabupaten Sumbawa.
Kepala SMP Negeri 1 Labuhan Badas, A Rahman Semba, SPd, salah satunya. Ia mengaku sangat setuju jika UN ini dihapus, dan diganti dengan Ujian Sekolah Berbasis Nasional (USBN).
Menurutnya, UN terlalu kejam. Bahkan kejamnya melebihi Ibu Tiri. Betapa tidak kata mantan Kepala SMPN 4 Badas ini, waktu 3 tahun siswa memeras otak selama mengenyam pendidikan di sekolah, hanya ditentukan 4 hari UN.
Alhasil, tidak sedikit siswa yang memiliki rangking bagus di kelas, justru tidak lulus. Yang lulus, malah siswa yang Senin-Kamis masuk sekolah. Selain itu, penilaian guru juga menjadi sia-sia. “Hilangkan saja UN ini karena terlalu sadis. Lagian UN sekarang sudah tidak menjadi penentu kelulusan. Lebih baik diganti dengan yang lebih pas, seperti USBN ini,” ujarnya.
Di mata Ketua PGRI Kecamatan Labuhan Badas ini, sistem USBN—sebagai pengganti UN—lebih manusiawi. Di sini kata dia, kreatifitas guru dapat dilihat. Penilaian sehari-hari guru juga akan bernading lurus dengan hasil ujian siswa kelak.

loading...

LEAVE A REPLY