PT Newmont Nusa Tenggara

TAK TAHAN SERING DIPUKULI, ISTRI POLISIKAN SUAMI

Sumbawa Besar, Gaung NTB
Membangun dan mempertahankan sebuah rumah tangga apalagi yang telah dibina dengan susah payah belasan tahun lamanya hingga melahirkan 4 orang anak buah hati yang disayanginya memang tidaklah mudah, apalagi jika pasangan suami istri selalu cekcok maka dapat dipastikan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) terjadi dan tak dapat terelakkan, bahkan akhirnya berujung pidana jika salah satu pihak merasa dirugikan dan tak dapat menerima kenyataan pahit yang dialaminya, seperti kasus KDRT yang dialami Dewi Mutmainah (38) seorang ibu rumah tangga yang beralamat di Kelurahan Pekat Kecamatan Sumbawa, karena sudah tahan sering dipukuli oleh sang suami berinitial Ard (38) lelaki Wiraswasta yang beralamat di PPN Bukit Emas Kelurahan Seketeng Kecamatan Sumbawa, dengan terpaksa menempuh langkah hukum pidana mengadukan perbuatan sang suami ringan tangan itu kepada pihak Kepolisian untuk proses lebih lanjut.
Dalam laporan Polisi nomor LP/848/XII/2016/SPKT Resort Sumbawa, pelapor/korban Dewi Mutmainah menuturkan kasus KDRT yang menimpanya itu terjadi pada hari Rabu 21 Desember 2016 sekitar pukul 16.00 Wita bertempat di TKP rumah kediamannya yang berada di PPN Bukit Emas Kelurahan Seketeng Kecamatan Sumbawa, berawal ketika itu pasutri ini bertengkar ( cekcok mulut ) disaksikan anak-anaknya, membuat pelaku/terlapor Ard (suaminya) yang temperamental itu tak dapat mengendalikan emosi langsung melayangkan pukulan bogem mentah dengan tangan mengepal memukul wajah korban, menendang kaki kanan, memukul tangan kanan dan kaki kanan korban dengan menggunakan stick drum yang mengakibatkan korban mengalami luka lebam pada tangan kanan, kaki kanan, pipi kanan dan rahang kiri lantas pelaku/terlaporpun usai melampiaskan kemarahannya langsung pergi keluar rumah.
Namun, keesokan harinya Kamis 22 Desember 2016 sekitar pukul 13.00 Wita pelaku kembali datang ke TKP dan kembali melakukan pemukulan kepala sebelah kanan korban dengan menggunakan helm mengakibatkan pelapor/korban mengalami rasa sakit dan pusing kepala, dan karena sudah tak tahan kerapkali dipukuli oleh suaminya itu, akhirnya ibu rumah tangga tersebut dengan segera meluncurkan ke Mapolres Sumbawa dengan mendesak aparat Kepolisian untuk mengusut tuntas kasus KDRT yang dialaminya itu, bahkan orang tua dan keluarga korban sangat keberatan dengan tindakan perbuatan yang dilakukan oleh terlapor tersebut dan meminta kepada aparat Kepolisian untuk segera menangkap oknum suami ringan tangan itu dengan memperosesnya sesuai dengan aturan hukum yang berlaku.
Kasubag Humas Polres Sumbawa Ajun Komisaris Polisi (AKP) Waluyo kepada Gaung NTB kemarin membenarkan adanya laporan kasus KDRT yang menimpa seorang ibu rumah tangga yang bermukim di PPN Bukit Emas Kelurahan Seketeng Kecamatan Sumbawa itu, dan kini kasusnya telah tercatat dan menjadi bagian untuk proses penyelidikan intensif Unit PPA/Reskrim Polres Sumbawa, tukasnya.

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply