PT Newmont Nusa Tenggara

Mudzakara Rea Berlangsung Sukses, Lahirkan Sejumlah Keputusan Penting

Sumbawa Besar, Gaung NTB
Mudzakara Rea Lembaga Adat Tana Samawa (LATS) yang berlangsung di Istana Dalam Loka Sumbawa Besar dari tanggal 16 hingga 18 Desember 2016 lalu, berjalan dengan lancar dan sukses. Kegiatan tersebut telah melahirkan sejumlah keputusan dan rekomendasi penting bagi keberadaan LATS dan kelangsungan hidup ‘Tau dan Tana Samawa’.
“Alhamdulillah, pelaksanaan Mudzakarah Rea LATS yang berlangsung dari tanggal 16-18 Desember 2016 M/16-18 Rabi’ul Awwal 1438 H telah berlangsung dengan lancar dan sukses, dan telah memutuskan beberapa hal penting,” jelas Syukri Rahmat SAg yang kembali dipercayakan menjadi Sekretaris Umum LATS Kabupaten Sumbawa, kepada Gaung NTB, Senin (21/12).
Disebutkan Syukri, diantara keputusan yang dilahirkan melalui Mudzakara Rea tersebut, meliputi pembentukan Pengurus Majelis Adat Tana Samawa yang terdiri atas YM. Sultan Muhammad Kaharuddin IV Selaku Ketua Umum Majelis Adat Tana Samawa, Sekretaris Umum Majelis Adat Tana Samawa Syukri Rahmat. Selain itu juga ditetapkan Pengurus Dewan Syara’, Dewan Adat, Panakar Adat, Panangar Adat dan Dewa Kehormatan Adat.
Untuk Dewan Syara jelasnya, diketuai oleh Drs. H. Muhammad Nadi Husein, untuk Ketua Dewan Adat dipercayakan kepada Mustakim Biawan, untuk Panakar Adat (Dewan Pakar) Ir H Badrul Munir MM dengan anggota terdiri dari Taufik Rahzen, Prof Dr Mahsun, Dr Abdul Aziz SR dan sejumlah tokoh lainnya.
Terkait dengan jumlah personil kepengurusan Majelis Adat, menurut Syukri untuk periode sekarang ini dilakukan perampingan dengan jumlah hanya 99 orang, sementara pada kepengurusan sebelumnya masing-masing berjumlah 99 sehingga jumlah sangat banyak.
Sementara untuk Pengurus Pajatu Adat Lembaga Adat Tana Samawa, berdasarkan keputusan Mudzakarah Rea jelas Syukri, akan dituntaskan dalam waktu 2 hingga 4 hari ke depan. Demikian pula untuk Anggaran Dasar/dan Anggaran Rumah Tangga, menurutnya akan dibentuk tim khusus yang menuntaskan penyempurnaannya.
Selain itu sambungnya, juga melahirkan rekomendasi-rekomendasi yang telah diputuskan baik sifatnya internal maupun eksternal. Menurutnya, diharapkan kedepan, LATS di dua kabupaten ini dapat berjalan lebih maksimal, sehingga berbagai harapan dan ekspektasi masyarakat yang demikian tinggi dapat ditunaikan.
Sedangkan terhadap kritikan, saran dan masukan yang muncul baik selama proses Mudzakarah berlangsung maupun yang dsiampaikan melalui media sosial, disampaikan apresiasi dengan sangat baik. “Kritikan, saran dan masukan itu, menunjukkan bahwa masyarakat dan siapapun memiliki kepedulian terhadap eksistensi LATS, agar sungguh-sungguh dapat menjalankan fungsi dan tanggung jawabnya,” demikian Syukri Rahmat.

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply