PT Newmont Nusa Tenggara

Mengancam Pakai Parang, Oknum Anggota Damkar Dipolisikan

Sumbawa Besar, Gaung NTB
Seorang anggota pemadam kebakaran (Damkar) Pemda Sumbawa berinitial Wn (28) dilaporkan ke polisi setelah diduga membuat gaduh di RSUD Sumbawa dan mengancam Syaifuddin (29) dengan senjata tajam berupa sebilah parang terhunus.
Kasus pengancaman tersebut terjadi pada Selasa (13/12) malam sekitar pukul 20.30 Wita, tutur pelapor/korban Saifuddin di hadapan petugas Setral Pelayanan Kepolisian Terpadu Polres Sumbawa.
Saifuddin (29) yang beralamat di Kampung Mande Kelurahan Bugis Sumbawa itu menyebutkan, ketika itu dirinya bersama istri Ernawati (28) baru saja keluar dari RSUD Sumbawa dan hendak mengambil sepeda motornya dari tempat parkir. Tidak menyangka, saat korban berada di atas motor dan sang istri siap-siap membonceng, mendadak didatangi oleh Wn dan langsung menyerang dengan cara memukul pelapor namun tak berhasil mengenainya karena menghindar secara refleks.
Melihat korban tak terkena pukulan bogem mentah yang dilayangkan, justru pelaku semakin berang. “Lantas dia mengeluarkan sebilah parang yang sengaja dibawa dan disembunyikan di balik jaketnya,” ungkapnya. Seiring dengan itu pula korban berusaha menyelamatkan diri dengan berlari masuk ke dalam RSUD Sumbawa meninggalkan istrinya yang ketakutan. Suasana di rumah sakit pun gaduh. Akhirnya pelaku berhenti mengejar korban untuk selanjutnya meninggalkan TKP.
Tidak terima dengan perlakuan itu, Syaifuddin bersama istri langsung mengambil langkah hukum dengan mempidanakan oknum anggota Damkar Sumbawa itu kepada pihak Kepolisian untuk proses hukum lebih lanjut.
Kasubag Humas Polres Sumbawa Ajun Komisaris Polisi (AKP) Waluyo kepada Gaung NTB kemarin membenarkan adanya laporan kasus tindak pidana pengancaman tersebut. Kasus ini tercatat dalam laporan Polisi nomor LP/828/XII/2016/SPKT Resort Sumbawa.

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply