PT Newmont Nusa Tenggara

BNN KSB Gelar Pengembangan Kapasitas Life Skill Bagi Mantan Pecandu Narkoba

Taliwang, Gaung NTB
Puluhan Mantan Pecandu Narkoba, pada Kamis (15/12) pukul 10.00 wita, bertempat di Lesehan Tana Mira – Taliwang (KSB) mengikuti kegiatan “Pengembangan Kapasitas (Life Skill) Bagi Pecandu Narkoba”.
Di katakan Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Sumbawa Barat, AKBP.Jolmadi SPd, bahwa Program ini menjadi salah satu upaya BNN Kabupaten Sumbawa Barat untuk menekan laju prevalensi penyalahguna narkoba. Yakni dengan memberikan pembekalan bagi Mantan Pecandu.
Setidaknya melalui program pengembangan kapasitas (Life Skill) para Mantan Pecandu Narkoba yang berjumlah 30 orang di KSB dan di bagi tiga kelompok ini nantinya bisa memperoleh wawasan dan pengetahuan kedepan menjadi bekal bagi mereka untuk kelangsungan hidup mereka di tengah tengah masyarakat.
Dari kegiatan positif tersebut, BNN KSB bekerja sama dengan Tim Penggerak PKK Kabupaten Sumbawa Barat, dalam hal ini menjadi pembicara sekaligus instruktur dalam kegiatan pengembangan kapasitas (Life Skill) bagi Mantan Pecandu Narkoba.
Dengan demikian dari Tim Penggerak PKK KSB, tampak Sekretaris TP PKK KSB, Sri Sastra Dewi SPd, turut aktif menyampaikan materi terkait “Pengembangan Kapasitas (Life Skill)”. Oleh TP PKK KSB melalui Pokja III melalui kegiatan tersebut targetnya bisa menyatukan masyarakat dari pengetahuan dari keterampilan yang di peroleh selama mengikuti pelatihan pengembangan kapasitas life dan skill.
Lebih lanjut dikatakan Sri Sastra Dewi SPd, bahwa kegiatan yang di laksanakan pada Kamis (15/12) merupakan agenda menyampaikan teori tentang keahlian yang akan di berikan kepada para Mantan Pecandu Narkoba.
“Kita sampaikan dulu teori nya dulu, hari berikutnya baru di lanjutkan dengan praktek nya,” timpal Sri demikian akrab Ia disapa. Sementara itu oleh Anggota Pokja III TP PKK KSB, Syamsidah dalam kesempatan itu bertindak sebagai pembicara tekhnis keahlian, menyatakan bahwa pihaknya akan memberikan pelatihan tentang memasak makanan khas daerah dan makanan nasional.
Ada rangkaian yang harus mereka persiapkan, sehingga pada jadwal berikutnya peserta akan fokus pada prakteknya, tukas Syamsidah.

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply