PT Newmont Nusa Tenggara

Masyarakat Keluhkan Biaya Pemecahan Sertifikat Tanah Pihak BPN ‘Hindari’ Wartawan

Sumbawa Besar, Gaung NTB
Besarnya biaya pengurusan dan pemecahan sertifikat, dikeluhkan oleh masyarakat. Pasalnya biaya administrasi yang dikeluarkan untuk pemecahan sertifikat mencapai 4 juta rupiah dan untuk sebagian masyarakat tentunya nominal tersebut sangat fantastis, sehingga nanti pada akhirnya masyarakat enggan untuk melakukan pengurusan sertifikat.
Sri Hartati kepada Gaung NTB, Selasa (13/12) mengungkapkan bahwa biaya pemecahan sertifikat yang dilakukan olehnya mencapai angka 4 juta, padahal pemecahan sertifikat yang dilakukan hanya 22 are dari luas tanah 2,4 hektar, bahkan lokasinyapun berada di depan jalan Desa Serading – Moyo Hilir dan berdekatan dengan Kecamatan Sumbawa. “Sudah empat bulan sertifikat tersebut belum selesai,” terangnya.
Sri membeberkan rincian biaya yang dikeluarkan, dimana pada saat pembayaran pertama sebesar 600 ribu, sedangkan biaya yang kedua yakni untuk biaya ukur sebesar 750 ribu, belum sampai disitu, diminta lagi untuk membayar ijin pemecahan sebesar 700 ribu dan yang terakhir membayar di loket sebesar 1.861.600.
Untuk perlu diketahui bahwa pembayaran tersebut tidak disertai bukti pembayaran. “Sudah bayar mahal, proses keluar sertifikat sangat lama”, keluhnya.
Kepala Kantor Badan Pertanahan Nasional ketika dikonfirmasi Gaung NTB enggan mau menemui wartawan, wartawan diarahkan kepada Kabag TU dan bahkan Kabag TU pun tidak mau menemui wartawan dengan alasan masih ada tamu.
Hingga jam pulang pegawai berakhir, belum ada pihak BPN Sumbawa yang mau menemui wartawan.

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply