PT Newmont Nusa Tenggara

Peduli Warga Tidak Mampu Satuan Brimob Sumbawa Barat Bedah Rumah Tidak Layak Huni

Maluk, Gaung NTB
Satuan Brigade Mobil (Brimob) Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), melakukan bedah rumah warga tidak layak huni di Kecamatan Maluk. Ada 5 unit rumah warga tidak mampu yang menerima bantuan bedah rumah ini. Salah satunya adalah Inaq Menep, warga Dusun Maluk.
Dalam kegiatan bedah rumah ini seperti disampaikan Komandan Kompi (Danki) Brimob setempat, IPTU Sulaiman, aggotanya bersama warga bergotong royong membantu tenaga dan material. Kaum ibu dan wanita juga tak mau ketinggalan, membantu menyiapkan konsumsi. “Renovasinya berlangsung hanya satu hari. Seluruh biaya pembangunan bersumber dari swadaya anggota Brimob, yang disisipkan dari gajinya sebesar Rp 20.000, setiap bulannya,” kata Danki Brimob.
Untuk diketahui kata Danki Brimob, renovasi rumah warga tidak mampu ini, bukan termasuk program bedah rumah yang dianggarkan oleh pemerintah. Ini ujarnya, murni dari swadaya 120 anggotanya.
Selain untuk meringankan beban warga tidak mampu, apa yang dilakukan pihaknya ini untuk menjalin rasa persaudaraan antara anggota dengan masyarakat, agar terjalin hubungan yang harmonis.
Untuk rumah Inaq Menep terangnya, sebelum dibongkar awalnya rumah tersebut terbuat dari bahan bambu dan dinding bedek. Setelah rehab selesai, konstruksi bangunan berubah menjadi semi permanen.
Bukan hanya sebatas bedah rumah. Pihaknya juga menyalurkan bantuan berupa kasur, sarung dan sembako bagi warga lain yang kurang mampu, serta menyumbang ke masjid-masjid yang mengalami kerusakan. “Ini agenda tahunan Satuan Brimob Polres Sumbawa Barat, dalam meningkatkan tali siraturahmi dengan warga. Tujuannya, selain menjadikan wadah silaturrahmi juga membantu umat, agar tidak ada lagi kesenjangan antara aparat dengan masyarakat,” tandasnya.
Sementara itu, Inaq Menep, menyampaikan apresiasinya terhadap peran serta dan kepekaan sosial dari jajaran Brimob Polres Sumbawa Barat, dengan turun langsung membantu meringankan bebannya, untuk memperbaiki bangunan rumah yang tadinya tidak layak huni kini menjadi layak huni. “Sebelumnya, rumah saya sudah hampir roboh. Alhamdulillah, setelah mendapat bantuan sekarang rumah saya tidak bocor lagi,” kata Inaq Menep penuh rasa syukur.

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply