PT Newmont Nusa Tenggara

Akuisisi Newmont Tak Buat Arifin Panigoro ‘Naik Kelas’

Jakarta, Gaung NTB
Aksi Arifin Panigoro mengakuisisi saham PT Newmont Nusa Tenggara ternyata tidak membuatnya naik kelas di daftar orang terkaya Indonesia. Pada daftar orang terkaya yang dirilis Forbes pada 2016 ini, nama Arifin masih bertengger di peringkat 48, sama seperti tahun lalu.
Meski begitu, pengusaha ini mencatatkan kenaikan kekayaan menjadi USD475 juta atau setara Rp6,42 triliun (kurs Rp13.520 per USD) dari sebelumnya Rp450 juta atau Rp6,09 triliun. Artinya, kekayaan Arifin naik Rp330 miliar.
Melalui PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC), Arifin bersama saudaranya Hilmi Panigoro telah menyelesaikan transaksi akuisisi 50% atas PT Amman Mineral Investama (AMI). Perusahaan tersebut menguasai 82,2% kepemilikan atas Newmont Nusa Tenggara.
Newmont Nusa Tenggara mengoperasikan tambang tembaga dan emas Batu Hijau yang berskala dunia di Kepulauan Sumbawa, Indonesia, dan memiliki akses terhadap beberapa prospek eksplorasi dan temuan cadangan yang besar di Elang. Pada 2015, produksi Batu Hijau mencapai 240 juta lbs tembaga dan 0,3 juta oz emas.
Arifin berjanji, dengan memiliki saham Newmont pihaknya akan memberikan manfaat lebih bagi negara atas eksploitasi tambang tersebut. Atas aksi korporasi tersebut, pemilik saham Newmont dan aset-aset terkait lainnya kini sepenuhnya dimiliki oleh AMI.
Medco sendiri menjadi pemegang saham mayoritas di AMI, sementara pemegang saham lainnya adalah AP Investment. Selain fokus pada industri minyak dan tambang, Medco sendiri memiliki bisnis perkebunan kelapa sawit, hotel, dan saham di dua bank.

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply