Operasi Zebra Gatarin 2016 Minimalisir Pelanggaran Berlalu Lintas

0
407
loading...
loading...

Taliwang, Gaung NTB
Operasi Zebra Gatarin 2016 resmi digelar Mabes Polri melalui Korlantas dan diteruskan ke seluruh Polda serta Polres se Indonesia. Operasi Zebra Gatarin adalah sandi operasi penertiban lalulintas.
Polisi melalui operasi tadi diamanatkan untuk menegakkan hukum dan mengutamakan keselamatan serta standar berlalu lintas yang benar. Kepolisian diminta intensif mensosialisasikan kegiatan ini kepada masyarakat. Melalui, pendekatan pendekatan persuasif dialogis dan humanis.
Guna mendukung kebijakan Direktur Lalulintas (Dirlantas) Mabes Polri dan Polda NTB, Polres Sumbawa Barat, melibatkan seluruh unit demi kelancaran operasi tadi. Kebijakan ini diambil kepala kepolisian setempat, agar institusi polri bisa melayani masyarakat dan menegakkan hukum secara terpadu dan solid. “Saya sudah kumpulkan dan memberikan arahan kepada seluruh Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarat (Bhabinkamtibmas), tentang kebijakan kepolisian untuk melayani masyarakat melalui operasi ini,” kata Kapolres Sumbawa Barat, AKBP Andy Hermawan, SIK.
Tidak hanya semua unit dikerahkan, Bhabinkamtibmas diharapkan bisa melakukan komunikasi yang humanis dengan masyarakat, agar memahami tugas dan maksud dari operasi zebra ini. Seperti yang dilakukan Bhabinkamtibmas Desa Seteluk Atas, Brigadir Kepala (Bripka) Nurlana.
Ia melakukan empat langkah cerdas guna mengkampanyekan tertib hukum dan kesadaran berlalu-lintas jelang operasi zebra. Pertama, melaksanakan himbauan melalui sarana dan prasarana yang ada, seperti melalui pengeras suara baik di masjid dan mushollah bersama para marbot atau hukum masjid.
Kedua, menggunakan Famplet menggalang masyarakat, guru dan pelajar disekolah sekolah serta kantor pemerintah tentang slogan atau dukungan patuh berlalulintas. Dengan sasaran agar masyarakat bisa ikut menjadi pelopor keselamatan dan tertib lalulintas.
Ketiga, menggunakan kesempatan sosialisasi saat warga berkumpul baik waktu selesai melaksanakan ibadah. Sebut saja sholat magrib dan isya. Di masjid dan mushola tadi, Bhabinkamtibmas ini memaparkan atau memperagakan, bagaimana Helm berstandar SNI serta menggunakan Helm secara baik dan benar sesuai standar keamanan.
Dan terakhir, melakukan sambang door to door ke rumah rumah menemui warga yang hendak berangkat atau beraktifitas kerja, untuk sekedar mengingatkan agar tidak lupa membawa surat-surat kendaraan seperti Surat Izin Mengemudi (SIM), STNK serta menggunakan Helm SNI. “Saya menempuh cara ini sesuai arahan pimpinan. Sesuai tugas saya, kebijakan tertib berlalulintas ini harus saya jabarkan dan langsung bersentuhan dengan masyarakat. Tegaknya hukum itu ketika masyarakat saya sudah tidak lagi melanggar aturan lalu lintas,” ujarnya.
Nurlana juga mengatakan, keberhasilan tegaknya aturan berlalulintas bukan hanya dilihat dari banyak atau sedikitnya pelanggar yang terkena operasi tadi. Namun bisa dilihat dari semakin sadarnya masyarakat untuk mentaati aturan lalu lintas.
Kampanye terhadap tertib berlalulintas jelang operasi Zebra ini, berdasarkan pantauan Gaung NTB, juga dilaksanakan oleh para Bhabinkamtibmas se Kabupaten Sumbawa Barat. “Saya akan ingatkan anak dan warga RT, agar besok harus melengkapi surat-surat kendaraan dan menggunakan helm untuk kemanan,” kata H Basar, Ketua RT 02 RW 05 Desa Seteluk Atas, usai mendengarkan himbauan Bhabinkamtibmas di Mushola Al Istiqomah Desa Seteluk Atas.

loading...

LEAVE A REPLY