KEJAKSAAN PERTAJAM PENYIDIKAN TERSANGKA BARU RUMAH ADAT KSB Kadis Dikporabudpar KSB Kembali Diperiksa Jaksa

0
379
loading...
loading...

Sumbawa Besar, Gaung NTB
Kejaksaan Negeri Sumbawa Besar dalam dua pekan terakhir ini secara marathon akan melaksanakan kegiatan penajaman penyidikan proyek pembangunan rumah adat tahun 2014 pada Dinas Dikporabudpar KSB dengan tersangka TM, oknum kontraktor CV SA Jawa Timur.
Sebelumnya Yahya Soud SE MM Sekretaris Dinas Dikporabudpar KSB yang juga Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) pada pproyek tersebut telah dijatuhi vonis pidana oleh hakim Tipikor Mataram selama 1 (satu) tahun penjara potong tahanan disertai dengan pembayaran denda dan dibui di Rutan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Mataram.
Guna penajaman penyelidikan terhadap proyek dengan anggaran mencapai sekitar Rp 1,6 Miliar itu, pihak Kejaksaan telah melayangkan surat panggilan kepada sejumlah pejabat terkait di KSB, dimana Selasa (22/11) kemarin tiga diantaranya terdiri dari Kadis Dikporabudpar KSB Drs Mukhlis M.Si, Kaharuddin Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) dan Muhlisin yang bertugas membantu membuat perencanaan proyek terlihat datang ke Kejaksaan sekitar pukul 10.00 pagi Wita.
Ketiganya kemudian diperiksa secara terpisah oleh tim Jaksa Penyidik dibawah koordinator Kasi Pidana Khusus Jaksa Anak Agung Raka Putra Darmana SH di dalam ruangan tertutup sekitar dua jam.
Drs Mukhlis M.Si usai diperiksa tim Jaksa Penyidik ketika dicegat Gaung NTB sekitar pukul 12.00 siang Wita, menjelaskan kalau dirinya baru saja menandatangi berita acara pemeriksaan dalam status sebagai saksi kasus rumah adat KSB dengan tersangka TM. “Ada sekitar 20 pertanyaan yang diajukan oleh tim jaksa telah saya jawab sesuai dengan apa yang saya ketahui,” katanya.
Pertanyaan jaksa seputar proses perencanaan, pelaksanaan hingga proses akhir dari kegiatan proyek dimaksud.
Sementara itu Kasi Pidsus Kejari Sumbawa Anak Agung Raka Putra Darmana SH ketika dikonfirmasi Gaung NTB di ruang kerjanya kemarin, membenarkan kalau dirinya bersama anggota tim jaksa Penyidik telah mulai melakukan kegiatan penajaman penyidikan terhadap kasus rumah adat KSB yang melibatkan tersangka TM, kontraktor pelaksana dari CV SA Jawa Timur, yang merupakan tersangka kedua setelah terdakwa Yahya Soud divonis hakim Tipikor Mataram bulan lalu.
Menurutnya pemeriksaan dan pengambilan keterangan terhadap sejumlah pejabat terkait dilingkungan Pemda KSB tersebut sangat dibutuhkan, agar kasus tersangka TM tersebut dapat segera dituntaskan. “Untuk Kadis Dikporabudpar KSB Drs Mukhlis MSi baru saja selesai menandatangani BAP, sedangkan dua lainnya yakni Kaharuddin dan Muhlisin diperiksa oleh Jaksa Muhammad Isa Ansori SH dan Cyrilus Iwan Santosa SH,” katanya.
Dikatakan, kegiatan penajaman penyidikan kasus tindak pidana korupsi proyek pembangunan rumah adat akan dilakukan secara cepat dan marathon dengan target tuntas dalam dua pekan untuk selanjutnya ditingkatkan statusnya ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Mataram,” tandas Jaksa Raka.

loading...

LEAVE A REPLY