Ini Pernyataan Sikap MARKAS Terhadap Ahok

0
382
loading...
loading...

Sumbawa Besar, Gaung NTB
Masyarakat Kreatif Samawa (MARKAS) yang ikut tergabung dalam Forum Penolak Penista Agama (FPPA) Kabupaten Sumbawa menggelar aksi demonstrasi, Jum’at (04/11), terkait dengan dugaan penistaan agama yang dilakukan oleh Gubernur non aktif DKI Jakarta, Basuki Tjahya Purnama beberapa waktu lalu.
Rosihan — Ketua Masyarakat Kreatif Samawa (MARKAS) kepada Gaung NTB, Jum’at (4/11) dalam hal ini mengeluarkan 4 butir pernyataan sikap atas dugaan penistaan agama yang dilakukan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.
Pernyataan sikap yang pertama ialah Kami meyakini kebenaran isi Al Quran, Surah Al Maidah ayat 51 sebagai panduan dalam memilih pemimpin.
Kedua jika ada orang yang menilai atau menganggap kandungan isi Al Quran Surah Al Maidah ayat 51 sebagai sebuah kebohongan maka orang tersebut sudah termasuk melakukan penistaan terhadap Al Quran sekaligus menghina ulama dan umat Islam yang menyampaikan kebenaran Al Quran Surah Al Maidah.
Ketiga meminta pemerintah mencegah dan tidak melakukan pembiaran bahkan sebaliknya, harus melakukan tindakan tegas sesuai peraturan perundang-undangan terhadap orang yang melakukan penodaan dan penistaan ayat suci Al Quran.
Keempat demi kepercayaan terhadap penegakan hukum maka kami meminta aparat penegak hukum agar proaktif melakukan penegakan hukum secara tegas, cepat, proporsional dan profesional dengan memperhatikan rasa keadilan masyarakat.
Dalam aksi ini, MARKAS menurunkan puluhan anggota aksi. “Saya melihat sejatinya aksi massa hari ini bukan isu keagamaan, bukan isu SARA, dan bukan semata soal penistaan agama dan bukan aksi intoleransi,” kata Rosihan aktivis muda ini.
Saat berjalan mereka melakukan orasi sesekali bersalawat, bertahmid dan tahlil. Orasi diucapkan antara lain,”adili ahok, penjara dia”.
“Demonstrasi di akomodasi dalam ruang demokrasi, tetap santun dan jaga kebersihan untuk teman-teman yang ikut Aksi Damai,” pesan Rosihan kepada anggota dan teman mahasiswa.

loading...

LEAVE A REPLY