GADIS ABG DIGILIR TIGA PEMUDA

0
433
loading...
loading...

Plampang, Gaung NTB
Masa depan “Bunga (17)” bukan nama sebenarnya, perempuan yang beralamat di Desa Maronge Kecamatan Maronge ini tiba-tiba menjadi gelap. Betapa tidak gadis yang baru berangkat remaja ini dilaporkan telah menjadi korban tindak pidana pemerkosaan secara bergilir oleh tiga pemuda, Sabtu (12/10) malam.
Aparat Kepolisian Sektor Plampang langsung bergerak mencari SWD (20) dan dua rekannya setelah mencatatkan laporan dari korban Bunga (17) nomor LP/87/XI/2016/SPKT pada hari Minggu 13 November 2016.
Korban mendatangi Mapolsek bersama saksi Supriyanto (58) Kepala Dusun Pamunga Desa Usar Kecamatan Plampang Sumbawa.
Diutarakan kronologis kejadian pahit yang dialaminya itu terjadi pada hari Sabtu 12 November 2016 sekitar pukul 22.00 Wita, dengan TKP di sebuah rumah pondok sawah dalam wilayah Dusun Pamunga Desa Usar Kecamatan Plampang.
Awalnya korban berada di Desa Maronge datang dijemput oleh teman dekatnya bernama Swd (20) menggunakan sebuah sepeda motor untuk diajak menuju Dusun Kuang Bungir Desa Usar Kecamatan Plampang. Saat itu korban mengajak temannya sebut saja Mawar–juga bukan nama sebenarnya sehingga merekapun berboncegan tiga menuju Dusun Kuang Bungir. Lantas korban diajak oleh pelaku menuju sebuah pondok sawah di TKP. Di sinilah masa depan Bunga terenggut. Semula SWD memaksa korban melakukan hubungan badan, namun korban menolak. Pelaku Swd lalu mengancam dengan berkata “Jika tidak mau, saya akan meninggalkan kamu sendiri disini”.
Karena sangat takut apalagi suasana malam di sawah dalam keadaan sepi dan gelap, akhirnya korban melayani pelaku sehingga perbuatan layak sensor (tak senonoh) itupun terjadi. Usai menumpahkan tetesan air hina di dalam kemaluan korban, pelaku bukannya iba atau merasa bertanggungjawab. SWD malah mengajak korban bertemu dengan temannya di Dusun Pamunga Desa Usar dan sesampainya disana pelaku membuat alasan akan mengantarkan teman korban bernama Mawar ke Desa Maronge dengan meninggalkan korban bersama dua teman pelaku berinitial X dan Z yang tak dikenal oleh korban. Sepeninggal SWD, kedua lelaki muda itupun mengajak korban kerumah pondok sawah tadi, lantas korban kembali dipaksa dengan cara korban ditidurkan dan badan korban ditindih sembari mulut korban dibungkam. Kedua pelaku X dan Z secara bergantian menyetubuhi korban lalu meninggalkan korban sendirian di TKP hingga keesokan harinya.
Kejadian itu kemudian diketahui secara luas oleh warga. Karenanya, Kadus setempat Supriyanto mengajak korban ke Mapolsek Plampang untuk melaporkan kasus yang dialaminya untuk proses hukum lebih lanjut.
Kasubag Humas Polres Sumbawa Ajun Komisaris Polisi (AKP) Waluyo kepada Gaung NTB kemarin membenarkan adanya laporan kasus tindak pidana persetubuhan anak di bawah umur sebagaimana dilaporkan oleh korban gadis ABG Bunga (17) yang beralamat di Desa/Kecamatan Maronge Sumbawa tersebut. Kini kasusnya sedang dalam proses penanganan penyidikan dan penyelidikan intensif. Pelakunya sudah dijemput satu persatu.

loading...

LEAVE A REPLY