PT Newmont Nusa Tenggara

Dandim 1607 Sumbawa Sosialisasikan Arahan Panglima TNI

Taliwang, Gaung NTB
Untuk pertama kalinya Komandan Kodim (Dandim) 1607 Sumbawa, Letkol ARM Sumanto SSos, menyampaikan kuliah umum untuk Santri Ponpes Al Ikhlas dan mahasiswa Universitas Cordova Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), yang berlangsung di Aula Al Hamrah Taliwang, Kamis (24/11).
Kuliah Umum tersebut dilakukan sebagai bentuk sosialisasi arahan Panglima TNI, sebagai bentuk kegiatan Kebhinekaan. Materi yang disampaikan tak lain berkenaan dengan situasi negara yang belakangan ini di dera berbagai ancaman dari luar. “Ditinjau dari tingkat pertumbuhan ekonomi Indonesia, pada tahun 2015 menempati urutan ke-8 di dunia dan akan semakin meningkat sehingga menjadi ancaman bagi bangsa lain,” ujar Dandim dalam pemaparan materi yang diikuti 300 Santri tersebut.
Dengan demikian dari kekayaan Sumber Daya Alam (SDA) yang dimiliki Indonesia, tentunya menimbul keinginan pihak pihak asing memecah belahkan persatuan NKRI dengan tujuan ingin menguasai kekayaan Indonesia yang terdiri atas pulau pulau.
Sebagaimana di ketahui negara – negara yang terlibat konflik berkepanjangan merupakan negara-negara yang memiliki sumber daya alam (SDA) yang melimpah khususnya Gas dan Minyak Bumi seperti di Timur Tengah dan Afrika dan tidak menutup kemungkinan Indonesia akan seperti itu dengan cara dipecah-belah. “Atas dasar itu pula persatuan dan kesatuan NKRI ini bagaimana pun juga harus kita jaga, kita pelihara,” ujarnya.
Negara yang berada pada garis khatulistiwa merupakan negara yang subur dan kaya Sumber daya alam seperti Indonesia
Bagaimana China melanggar batas wilayah laut dengan cara membuat pulau yang melanggar peraturan internasional laut. “Hal hal tersebut harus kita waspadai dari sekarang, dengan menjaga keutuhan NKRI,” tukasnya.
Adapula Amerika, Malaysia, Singapura, Selandia Baru, Inggris menginginkan Indonesia pecah, katanya. Termasuk  adanya gerakan kelompok Teroris dimana peraturan yang mengatur belum begitu baik. Di tambah lagi latar belakang ISIS, faham teroris perlu diantisipasi khususnya melalui media di mana targetnya adalah pelibatan anak-anak dan remaja.
Indonesia akan dijadikan basis ISIS yaitu daerah GOLO rencananya juga dijadikan tempat latihan, ini yang harus diwaspadai dan di antisipasi. Termasuk  bahaya Narkoba dan menurut data di Nusa Tenggara Barat, Kabupaten Sumbawa Barat termasuk penyalahgunaan Narkoba terbanyak, yang mana dari sumber data BNN Indonesia sudah sekitar 5,1 juta jiwa tingkat penyalahguna Narkoba. “Dapat disimpulkan, bangsa asing menginginkan bangsa Indonesia terpecah belah dan salah satu cara mengatasi hal tersebut perlu mengamalkan Bhinneka Tunggal Ika sebagai pemersatu bangsa Indonesia,” kata Dandim.

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply