PT Newmont Nusa Tenggara

Adi Pranajaya Perkenalkan Film Sebagai Media Pembelajaran Bagi Mahasiswa

Sumbawa Besar, Gaung NTB
Sutradara dan Produser Film, Adi Pranajaya, menegaskan bahwa dunia perfilman saat ini telah berkembang sedemikian rupa, karena itu alangkah baiknya film cerita, film documenter, serta film – film edukasi yang menawarkan banyak informasi penting dan menarik, sudah selayaknya proses belajar mengajar itu tidak hanya dari dalam ruangan kelas, tidak hanya dukungan dari buku – buku untuk dibaca, tetapi film juga dapat digunakan untuk media pembelajaran.
Adi Pranajaya ketika ditemui Gaung NTB usai memberikan kuliah umum di UNSA, Kamis (17/11), menyampaikan bahwa kalangan sekolah dan kampus dirasakan penting untuk diperkenalkan dengan mata kuliah, dan diperkenalkan apa itu film, sebab bagaimanapun juga upaya menjadikan film sebagai media pembelajaran, namun apa itu film harus dimengerti dulu.
Menurutnya, antusias mahasiswa luar biasa serta keinginan untuk mengetahui film lebih jauh sangat tinggi, sehingga kedepannya film sebagai media pembelajaran akan sangat terbuka.
Yang menjadi tantangan katanya, bagaimana Universitas khususnya fakultas terkait bisa membantu mahasiswanya untuk mendapatkan film – film yang bagus, apakah itu film documenter, film cerita, film pendek, sehingga proses belajar mengajar lewat film dapat terlaksana dengan baik.
Adi Pranajaya yang merupakan putra asli Sumbawa mengaku, mahasiswa tidak sekedar melihat film sebagai tontonan biasa, mahasiswa harus memiliki mindset dan cara pandang dengan film, bahwa film menawarkan beragam informasi. Sikap mahasiswa terhadap film sebagi suatu karya bukanlah sikap sekedar menonton tetapi membaca, Karena ada nilai – nilai yang ditawarkan. Karena itu, semakin banyak mahasiswa yang melakukan hal ini, maka apresiasi dan rasa bahwa film sebagai suatu karya akan tinggi. Nantinya, aka nada diantara mereka yang tertarik untuk menjadi pekerja perfilman ataupun sutradara dan sebagainya, itu menjadi suatu yang dianggap bonus, sebab menjadi seorang sutradara tidaklah gampang, namun tidak juga sulit, harus ada bakat serta keinginan yang besar, serta harus ditopang dengan bidang keilmuan yang terkait dengan perfilman. Namun saat mahasiswa menjadikan film sebagai media pembelajaran, terjadi sentuhan antara mahasiswa dan film dengan benar, akan memberikan banyak manfaat termasuk efek – efek positif. Orang yang belajar dan mencari tahu banyak hal lewat media film, akan memberi warna dan cara berfikir yang beda dengan orang lain, cara berkomunikasipun beda Karena nilai yang didapat dari audio visual itu, papar Adi Pranajaya.
Selain memberikan kuliah umum di Kampus UNSA, sebelumnya Adi Pranajaya juga melaksanakan berbagai kegiatan lain diantaranya di Kampus UTS dan IISBUD, kemudian di KSB melaksanakan seminar tentang ekonomi kreatif, tentang kepahlawanan Undru, bersama para guru dan mahasiswa se-KSB menggelar workshop perfilman.

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply