PT Newmont Nusa Tenggara

2017 Mantapkan Pelayanan Publik dan Percepatan Pembangunan Infarstruktur

Sumbawa Besar, Gaung NTB
Tahun anggaran 2017 mendatang merupakan tahun kedua dalam mengimplementasikan Rencana Kerja Lima Tahun Kabupaten Sumbawa.
Pada tahun 2017 mendatang, pembangunan Kabupaten Sumbawa mengambil mengambil tema utama yakni Pemantapan Pelayanan Publik dan Percepatan Pembangunan Infarstruktur dalam mendukung Industrialisasi Produk Unggulan Daerah”, hal ini disampaikan Wakil Bupati Sumbawa, Drs H Mahmud Abdullah, yang disampaikan dalam penjelasan terhadap APBD tahun Anggaran 2017 yang berlangsung dalam Sidang Pripurna DPRD Sumbawa, Senin (14/11).
Dijelaskan Haji Mok—sapaan akrab Wakil Bupati Sumbawa, bahwa dalam tema pembangunan tahun 2017 itu, ada tiga kalimat kunci pertama pemantapan pelayanan publik, kedua percepatan pembangunan infrastruktur dan ketiga adalah industrialisasi produk unggulan daerah.
Dijelaskan Haji Mok, bahwa Pemantapan Pelayanan Publik akan dilakukan melalui reformasi birokrasi yang lebih ditekankan kepada efektivitas perencanaan dan penganggaran pembangunan. Kemudian Percepatan Pembangunan infrastruktur dimaksudkan katanya untuk meningkatkan aksesibilitas masyarakat terhadap layanan pendidikan, kesehatan, pangan dan perdagangan. Adapun industrialisasi produk unggulan daerah katanya, akan diinisiasi dalam rangka memberikan ruang bagi berlangsungnya transformasi kehidupan masyarakat dari proses produksi untuk pemenuhan kebutuhan sendiri atau subsisten ke arah peningkatan produksi dan nilai tambah yang berorientasi pasar sehingga dapat menunjang pengembangan perekonomian baik secara individual, sosial maupun spasial.
Selanjutnya disampaikan pula, bahwa sejalan dengan konsep tema pembangunan 2017 tersebut, ditetapkan 9 prioritas pembangunan daerah tahun 2017 yaitu peningkatan kualitas sumber daya manusia dan kelembagaan, peningkatan aksesbilitas dan mutu layanan pendidikan formal dan non formal, peningkatan akses terhadap layanan kesehatan yang berkualitas dan terjangkau. Selain itu juga peningkatan tata kelola pemerintahan, reformasi birokrasi, pelayanan publik, penegakan supermasi hukum dan kualitas iman dan taqwa, peningkatan kualitas infrastruktur daerah.kemudian peningkatan produksi dan produktivitas produk pangan dalam rangka menjaga stabilitas ketahanan pangan, peningkatan pengelolaan energi, sumber daya alam, lingkungan hidup, dan pengelolaan bencana, peningkatan investasi dan pengembangan produk unggulan daerah dan memperluas destinasi pariwisata dan budaya.
“Semua prioritas tersebut akan dijalankan melalui strategi pembangunan yang berorientasi pada pertumbuhan ekonomi lokal atau pro-growth, kemudian membuka kesempatan kerja atau pro-job, mengurangi kemiskinan atau pro-poor dan upaya menjaga keselarasan pembangunan dengan kelestarian lingkungan hidup atau pro-environment,” demikian H Mahmud Abdullah.

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply