Polisi Tahan 2 Pelaku Penyegelan Kantor Desa Lito

0
300
loading...
loading...

Sumbawa Besar, Gaung NTB
Pihak kepolisian akhirnya menahan 2 orang yang diduga sebagai pelaku penyegelan Kantor Desa Lito Kecamatan Moyo Hulu. Selain menahan pelaku, penyidik kepolisian Polres Sumbawa juga melakukan telah mengambil keterangan beberapa saksi dan barang bukti.
Dikonfirmasi Gaung NTB, Rabu (28/09) Kapolres Sumbawa, AKBP Muhammad SIK mengatakan bahwa berdasarkan hasil pemeriksaan saksi dan para pelaku memang keduanya terbukti melakukan pengrusakan, sebagaimana diatur dalam pasal 170 KUHP yakni tentang pengerusakan, sehingga keduanya dilakukan penahanan.
Terkait dengan alasan dilakukan penahanan tersebut agar yang bersangkutan tidak mengulangi kembali perbuatan tersebut, kemudian tidak melarikan diri dan tidak menghilangkan barang bukti.
Selain itu penahanan tersebut juga akan memberikan efek jera kepada pelaku. “Saya berharap itu akan menjadi pembelajaran bagi mereka, bukan hanya dari Desa Lito tapi semuanya akan ditindak apabila melakukan pelanggaran,” tandasnya.
Oleh karena itu AKBP Muhammad menghimbau kepada masyarakat di Kabupaten Sumbawa, agar tidak melakukan perbuatan melawan hukum seperti penyegelan kantor desa atau kantor yang lain, karena hal itu jelas melanggar hukum.
Untuk diketahui kata AKBP Muhammad, bahwa kantor desa merupakan lambang pemerintah, merupakan fasilitas yang harus dijaga, sehingga kalau disegel apalagi sampai dirusak, tentu akan mengganggu proses pelayanan.
AKBP Muhammad juga mengingatkan, apabila ada ketidakpuasan masyarakat, maka silahkan sampaikan melalui koridornya atau jalur yang sesuai aturan.

loading...

LEAVE A REPLY