PT Newmont Nusa Tenggara

Gunung Barujari Kembali Lontarkan Abu Setinggi 2 KM

Mataram, Gaung NTB
Gunung Barujari atau anak Gunung Rinjani di Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat, kembali meletus pada Selasa pukul 14.45 WITA.
Petugas vulkanologi di Pos Pengamat Gunung Api Rinjani di Sembalun Kabupaten Lombok Timur, Mutaharlin, menyebutkan tinggi letusan abu vulkanik mencapai 2.000 meter dengan amplitudo sebesar 55 milimeter. “Letusan terjadi hanya satu kali, ini letusan pascaletusan besar pada tahun 2015. Sore ini sudah tidak ada lagi letusan, mudahan tidak berlanjut,” katanya.
Meskipun terjadi letusan, kata dia, pihaknya belum menaikkan status dari normal ke waspada, sehingga aktivitas pendakian ke Gunung Rinjani, masih belum ditutup dengan jarak aman 1,5 kilometer dari pusat letusan.
Para pendaki hanya diminta untuk tidak mendekati Gunung Barujari yang berada di area Danau Segara Anak. “Kami belum merekomendasikan penutupan jalur pendakian, tapi kondisi ini masih dipantau oleh Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi. Jadi kami menunggu rekomendasi lebih lanjut,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) NTB H Muhammad Rum meminta masyarakat di Pulau Lombok untuk waspada terhadap dampak letusan abu vulkanik yang condong ke arah barat daya Pulau Lombok.
“Masyarakat diminta waspada, terutama di sekitar Kabupaten Lombok Utara dan diperkirakan mencapai Mataram. Siapkan masker jika ada tanda tanda hujan abu,” ujarnya.
Sementara itu Kepala Pelaksana BPBD NTB Muhammad Rum menyebut abu vulkanis diperkirakan akan mencapai Kota Mataram, ibu kota Provinsi NTB, dan berpotensi berpengaruh terhadap aktivitas penerbangan di Bandara Internasional Lombok, di Kabupaten Lombok Tengah.
Rum menyebut sudah menyiapkan sebanyak 55 ribu masker mengantisipasi dampak letusan Gunung Barujari atau Anak Gunung Rinjani, Pulau Lombok. “Masker itu akan kami bagikan kepada masyarakat agar mereka terhindar dari menghirup abu vulkanis letusan yang mengarah ke barat daya Pulau Lombok,” kata Rum, di Mataram, Selasa (27/9).
Batalkan Penerbangan
Letusan Gunung Barujari yang merupakan anak Rinjani, berdampak kepada jalur penerbangan dari Bandara Ngurah Rai Bali Menuju Australia. Setidaknya ada dua penerbangan ke Australia dibatalkan akibat letusan yang terjadi sekitar pukul 14.45 Wita, Selasa (27/9).
“Pembatalan itu untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan terjadi pada kedua penerbangan ke Australia tersebut. Ini merupakan keputusan maskapai setelah mendengarkan secara langsung penjelasan soal letusan gunung Barujari tersebut,” kata Kepala Otoritas Bandara Ngurah Rai Yusfiandri Gona.
Menurutnya kedua penerbangan yang membatalkan penerbangan yakni Virgin Air dengan nomor penerbangan VA 046 dari Denpasar dengan tujuan Brisbane Australia. Penerbangan ini sebenarnya akan berangkat pukul 21.30 Wita namun dibatalkan dan belum diputuskan untuk waktu penerbangan berikutnya.
Lanjutnya, masih dari maskapai yang sama yakni Virgin Air dengan nomor penerbangan VA.070 yang akan berangkat dari Denpasar dengan tujuan Sidney pukul 11.10 Wita. Maskapai ini seyogyanya akan mengangkut sekitar 174 penumpang, namun dibatalkan sampai dengan batas waktu yang tidak ditentukan.

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply