PT Newmont Nusa Tenggara

100 MASSA NYARIS HAKIMI ANAK OKNUM CAMAT LOPOK * Diduga Terlibat Pencurian Dua Buah HP

Lopok, Gaung NTB
Lebih 100 orang massa warga masyarakat Lopok Minggu 25 September 2016 sekitar pukul 18.30 Wita beramai-ramai mendatangi kantor Camat Lopok yang berada di kawasan jalan lintas Sumbawa Bima, dengan maksud untuk menghakimi anak oknum Camat Lopok berinitial Krd (17) oknum pelajar yang masih duduk di bangku kelas 1 sebuah SMA di kota Sumbawa Besar itu, karena diduga terlibat dalam kasus dugaan tindak pidana pencurian dua Handphone milik dua remaja putri warga setempat. Namun berkat kesigapan aparat Kepolisian Sektor Lape yang dibantu anggota Koramil setempat, massa berhasil ditenangkan dan dibubarkan dengan pelaku berhasil dievakuasi ke Polsek Lape untuk kemudian diamankan dan dibawa oleh Kasat reskrim Polres Sumbawa bersama sejumlah anggota menuju Mapolres Sumbawa untuk proses hukum lebih lanjut.
Informasi yang berhasil dihimpun Gaung NTB kemarin menyebutkan bahwa massa bergerak menuju Kantor Camat Lopok akibat dipantik oleh adanya dugaan kasus tindak pidana pencurian dua buah HP merk Samsung milik korban dua remaja putri berinitial Dk dan Ft yang saat itu sedang berlatih tari di Aula Kantor Camat Lopok yang diduga dilakukan oleh lelaki remaja berinitial Krd (17) putra dari Camat Lopok AA S.Sos.
Dua buah Handphone ini diketahui dicuri oleh pelaku, berawal ketika itu korban meletakkan HP miliknya di dalam Aula kantor Camat Lopok untuk latihan menari. Usai latihan, saat hendak mengambil kembali HP-nya ternyata sudah tidak ada di tempat sehingga dilakukan pencarian dan mencurigai diambil oleh pelaku yang saat itu terlihat masuk kedalam Aula. Masalah ini langsung disampaikan kepada keluarganya sehingga menimbulkan reaksi massa yang marah dan ingin menghakimi pelaku yang bersembunyi di rumah dinas orang tuanya.
Kasubag Humas Polres Sumbawa Ajun Komisaris Polisi (AKP) Waluyo kepada Gaung NTB kemarin membenarkan adanya laporan kasus pencurian dua buah HP milik korban dua remaja putri yang diduga melibatkan lelaki remaja berinitial Krd (17) hingga memantik terjadinya aksi massa. “Pelaku bersama sejumlah barang bukti kini telah diamankan ke Mapolres Sumbawa untuk proses hukum lebih lanjut,” terang AKP Waluyo.

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply