Wabup KSB Resmi Buka Lomba Tertib Administrasi PKK Tingkat Provinsi

0
305

Taliwang, Gaung NTB
Bertempat di Lapangan Gambo Desa Mura Kecamatan Brang Ene, Wakil Bupati Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), Fud Syaifuddin, ST, resmi membuka lomba Tertib Administrasi PKK, PKDRT, UP2K, Hatinya PKK dan PHBS tingkat Provinsi NTB, Jum`at (23/9).
Dalam sambutannya, Wabup, menyampaikan apresisasinya kepada pengurus maupun anggota PKK, yang sudah kegiatan tersebut dengan baik.
Wabup menyadari, bahwa untuk mewujudkan percepatan pembangunan secara maksimal, partisipasi masyarakat menjadi keniscayaan. Tim Penggerak PKK KSB, merupakan wadah berkumpul untuk meningkatkan perbaikan kualitas hidup perempuan dan keluarga serta perannya dalam pembangunan di segala bidang, memperjuangkan kesetaraan dan keadilan gender yang sesuai dengan ruh pembangunan serta meningkatkan empati di bidang kesehatan, pendidikan, sosial budaya, moral dan agama.
dalam kegiatan ini salah satu yang dilombakan adalah tentang Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Hal ini senada dengan kebijakan pemda melalui PDPGR, dengan program pertama yang sudah tuntas dalam 100 hari yaitu Jambanisasi.     
Ini menjadi indikator bahwa masyarakat sudah menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat. Begitu juga dengan program lanjutan yaitu bedah rumah tidak layak huni bagi masyarakat. Tentunya dengan menjalankan prinsip gotong royong dan pemberian bantuan tepat sasaran, tidak memberikan dalam bentuk uang secara langsung, tapi bahan-bahan yang dibutuhkan. 
Disinilah konsep pemberdayaan itu benar-benar dipraktekkan. Prinsip gotong royong yang menjadi inti dari PDPGR ini hendaklah juga diterapkan oleh setiap elemen termasuk Tim Penggerak PKK di Sumbawa Barat. “Alhamdulillah, kegiatan PKK dan organisasi wanita lainnya selama ini sudah menunjukkan andilnya dalam pembangunan, termasuk di Sumbawa Barat,” kata Wabup. Dengan menerapkan gotong royong khususnya di bidang kesehatan dan keluarga, maka ini akan menjadi salah satu tiang yang mengokohkan keberhasilan pembangunan.
Ia pun menyadari bahwa kesehatan dan keluarga menjadi poin penting yang harus terus kita benahi. Kesehatan adalah hak asasi manusia dan menjadi salah satu unsur utama kesejahteraan, sebagaimana ungkapan bahwa kesehatan bukanlah segala-galanya, tetapi tanpa kesehatan segalanya bukanlah apa-apa. 
Status kesehatan seseorang tidak hanya diukur dari aspek fisik dan mental semata, tapi juga dinilai berdasarkan produktivitas sosial atau ekonomi.   
Membangun PKK berarti membangun keluarga, artinya membangun daerah, bangsa dan  negara. “Keluarga yang sehat jasmani dan rohani adalah aset yang menjadi penopang bangsa. Majulah perempuan Sumbawa Barat, Majulah Keluarga Sumbawa Barat menuju masyarakat yang madani dan sejahtera”, tutup Wabup.

LEAVE A REPLY