Proses Hukum Tidak Halangai Pelantikan Kepala Desa Terpilih

0
619
loading...
loading...

Sumbawa Besar, Gaung NTB
Meski ada sejumlah kepala desa terpilih yang diproses hukum di Pengadilan Negeri (PN), namun hal itu tidak menghalangi proses pelantikan kepala desa tersebut.
Dari 20 kepala desa yang direncanakan akan dilantik serentak dalam waktu dekat ini, ada 2 kepala desa yang digugat proses hukum di PN Sumbawa oleh lawan politiknya terkait dengan adanya dugaan kecurangan pada saat Pilkades lalu, yakni Pilkades Lito dan Pilkades Ledang.
Kasubid Tata Pemerintahan Desa BPM-PD Kabupaten Sumbawa, Andry Agung Dewanto yang dikonfirmasi Gaung NTB, Kamis (15/9) kemarin menyampaikan bahwa dari 20 Kepala Desa terpilih, sampai saat ini sudah ada 19 Kepala Desa yang sudah diterbitkan SK-nya oleh Bupati Sumbawa, termasuk 2 kepala desa terpilih yang sedang digugat di PN Sumbawa tersebut, sementara 1 kepala desa lainnya yakni Dasa Sebotok Kecamatan Labuhan Badas, sampai saat ini belum diusulkan penerbitan SK Kepala Desanya oleh BPD setempat, karena masih ada permasalahan.
Menurut Andry, untuk kasus Pilkades Sebotok ini pernah dilaporkan kepada kepolisian, namun sampai saat ini belum diketahui prosesnya sudah sampai dimana.
Terkait dengan pelantikan serentak ini, sebelumnya diinformasikan Kepala BPM-PD Kabupaten Sumbawa, Tarunawan, SSos SP bahwa sesuai dengan hasil rapat koordinasi yang direncanakan digelar pelantikan kepala desa secara serentak pada 19 September, namun informasi lain menyebutkan kemungkinan akan diundur. Pelantikan Kepala Desa tersebut direncanakan akan dilaksanakan langsung oleh Bupati Sumbawa.

loading...

LEAVE A REPLY