Pertajam Konsolidasi Jelang Pilgub NTB, PKS Sumbawa Gelar Rakorda

0
593
loading...
loading...

Sumbawa Besar, Gaung NTB
Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Keadilan Sejahtera Kabupaten Sumbawa gelar Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) bersama seluruh jajaran pengurus Dewan Pengurus Cabang (DPC) Se-Kabupaten Sumbawa Minggu, (4/9).
Mengangkat tema memperkokoh Good Party Governance, melalui sistem menajemen partai dakwah berjalan sukses dan cukup alot. Rakorda dilakukan dalam rangka mempertajam konsolidasi parpol menjelang pelaksanaan pesta demokrasi pemilihan gubernur (Pilgub) NTB pada 2018 mendatang, penguatan arahan kerja dan program-program strategis partai serta pemantapan struktur sampai tingkat DPRA (dewan pengurus ranting di tingkat desa dan kelurahan).
Acara dibagi kedalam beberapa sesi yakni pembukaan, TOP (Training Organisasi Partai) dan sidang komisi-komisi, pembahasan hasil sidang komisi dan penutupan. Berpusatkan di Aula SMKN 01 Sumbawa Rakorda tersebut turut dihadiri oleh Sekretaris DPW PKS NTB Uhibbusa’adi ST, Pengurus Bidang Bina Daerah Dakwah DPW PKS NTB Ir Gunadi Widiatmoko SAg MP dan Suparman SP, Kabid Kaderisasi DPD PKS Sumbawa Ustad Joko P Abdullah, 3 anggota DPRD Kabupaten Sumbawa dari Fraksi Bintang Keadilan diantaranya Ketua Fraksi Irwandi, Salamuddin Maula dan Adizul Syahabudin, SP.
Dalam sambutannya, Ketua DPD PKS Kabupaten Sumbawa Muhammad Takdir menyampaikan PKS harus menjadi partai yang paling siap menjelang Pilgub nanti. “Sebentar lagi KPU akan melakukan verifikasi faktual maka dari itu kita harus menjadi parpol yang paling siap dalam artian siap menang sehingga SDM harus dioptimalkan, struktur harus lengkap sampai DPRA, apapun keputusan ditingkat DPP dan DPW nantinya, kita harus siap menjalankan itu semua” titahnya.
Muhammad Takdir menyampaikan DPC adalah motor penggerak di tingkat kecamatan, maka rakorda ini dihajatkan untuk membangun persepsi yang sama tentang garis perjuangan partai. Untuk itu agenda rakorda juga dirangkaikan dengan TOP (Training Orientasi Partai).
Diterangkannya, selain sebagai partai politik, PKS juga sebagai partai Dakwah. “Sebagai partai dakwah, kita harus paham, siapa kita, apa peran kita dan untuk apa kita jadi yang membedakan PKS dengan partai lain adalah pembinaan kader yang dilakukan melalui ta’lim (liqo) sehingga kader kita memiliki integritas” katanya.
Oleh karena itu, misi PKS pada poin kedua yaitu memperkokoh Good Party Governance melalui Sistem Manajemen Partai Dakwah (SMPD) harus betul-betul dijalankan sebaik mungkin. “Dengan menjalankan SMPD, kita menginginkan bahwa Dakwah dan Politik dua entitas yang bisa disatukan dan ketika dua entitas tersebut bersatu maka akan menghasilkan kerja-kerja dakwah dan pelayanan yang mendatangkan kebermanfaatan ke seluruh masyarakat Sumbawa” harapnya.
Masih menurut Takdir, sebagai kader PKS pemahaman tentang parpol harus utuh dan menyeluruh. “Saya harap sepulang dari sini kita memiliki pemahaman yang sama, konsep yang sama sehingga arahan kerja parta untuk berhikmat bersama masyarakat Sumbawa dapat dilaksanakan dengan baik” jelasnya.
Program berhikmat bersama rakyat dibagi kedalam beberapa program strategis seperti rumah hikmat sehat, peduli, konsultasi syariah, tanggap bencana, keluarga Indonesia dan rumah baca. “kedepan kita akan membangun pusat hikmat sampai di tingkat DPC dan DPRA untuk lebih memaksimalkan pelayanan bersama masyarakat Sumbawa” seraya mengatakan bahwa pusat hikmat juga dihajatkan untuk memperkuat Sumbawa Hebat dan Bermartabat.

loading...

LEAVE A REPLY