Pengurusan BPJS Tidak Ribet

0
591
loading...
loading...

Sumbawa Besar, Gaung NTB
Banyak isu beredar di tengah masyarakat bahwa pengurusan untuk
mendapatakan kartu BPJS, sangat rumit apalagi untuk mendapatkan kartu
BPJS bantuan pemerintah.
Menanggapi hal tersebut Kepala BPJS Kesehatan Kabupaten Sumbawa, Abdul
Muin, menegaskan bahwasanya pengurusan BPJS tidak seperti isu yang
beredar. Sejauh ini pihaknya selalu menjalankan arahan yang ada. “Pengurusan BPJS tidak rumit. Sangat gampang sekali” ujarnya
Dijelaskannya, untuk BPJS bantuan pemerintah pihaknya hanya sebagai
penerbit kartu dan segala administrasinya ada di Dinas Sosial. “Untuk BPJS bantuan pemerintah pengurusan administrasinya di Disos. Yang penting ada rekomendasi dari Disos, kami akan terbitkan kartunya,” ujarnya.
Setelah dikoordinasikan dengan Disos, ada kesepakatan kalau
kartu BPJS untuk masyarakat miskin terbit setiap bulan. Aturan BPJS
yang baru, penerbitannya setiap bulan berikutnya dengan
syarat pendaftarannya harus sebelum tanggal 20, karena kalau lewat
maka pernerbitannya harus menunggun 2 bulan kemudian. “Kami menghimbau kepada masyarakat peserta Jamkesda atau masyarakat
kurang mampu, agar mendaftarkan diri sebelum sakit ke Disos dan kami
akan terbitkan kartunya,” himbaunya.
Untuk diketahui oleh banyak pihak, bahwa mekanisme pemberlakukan BPJS
harus mendapatkan rujukan dari Puskemas tempat berdomisili. “BPJS akan mengkelaim ketika ada rujukan dari Puskesmas, kecuali emergency misalnya kecelakaan itupun atas keterangan dari Dokter. Kenapa seperti itu pemberlakukannya, karena ada pola pengobatan berjenjang, ada 90 diagnosa yang tidak boleh dirujuk oleh Puskesmas karena dipandang mampu mengatasinya. Artinya tidak boleh ada rujukan kalau tidak atas hasil diagnosa dokter, biasanya ada pasien yang ngotot untuk dirujuk ke rumah sakit. Kalau begitu nanti dirujukannya, Dokter akan menerangkan kalau rujukan itu Atas Permintaan Sendiri (APS) dan selanjutnya di rumah sakit tidak bisa di klaim oleh BPJS,” jelasnya.
Ditemui terpisah Kepala Bidang Bantuan dan Jaminan Sosial Dinas Sosial (Disos)
Kabupaten Sumbawa, Syarifah, S.Sos, M.Si menerangkan bahwa pihaknya
hanya mengeluarkan rekomendasi dan yang menerbitkan kartu adalah pihak
BPJS. “Kalau aturan BPJS masyarakat harus melakukan pendaftaran diri
sebelum tanggal 20, agar penerbitan kartunya bisa bulan berikutnya, ya
kami menyesuaikan saja karena domainnya BPJS dalam hal penerbitan
kartu. Namun, kami berharap agar setiap bulan kartu BPJS terbit dan
tidak ada syarat apapun yang penting ada rekomendasi dari kami saja,
karena bisa saja selama proses pengurusan itu, ada masyarakat yang
mengalami musibah sakit, sementara kartunya belum terbit sehingga
pemerintah harus menggunakan dana Bansos lagi,” tegasnya.
Ipok—sapaan akrabnya, menghimbau kepada masyarakat yang tidak mampu membiayai kesehatan dan tidak ada dana APBN, untuk datang ke Dinas Sosial
dengan membawa Foto copi KK, KTP yang masih aktif, SKTM dari desa
mengetahui camat dan rekening listrik bersubsidi.

loading...

LEAVE A REPLY