Diduga Hamili Jamaah, Rumah Pendiri Aliran Dirusak Warga

0
605
loading...
loading...

Selong, Gaung NTB
Diduga menyebarkan ajaran sesat, aula kelompok Nur Bismillah Dusun Gelumpang Desa Rumbuk Kecamatan Sakra Kabupaten Lombok Timur dirusak warga setempat.
Kapolres Lombok Timur melalui Kasubbag Humas Iptu I Made Tista menerangkan, aksi pengerusakan bangunan berukuran 5×4 milik Sahril Asikin, pendiri kelompok Nur Bismillah tersebut berawal dari pengakuan salah seorang pengikut berinisial WH (16 tahun) warta Desa Rumbuk Timur.
Setelah bergabung dengan ajaran tersebut, WH kemudian disuruh untuk berhenti sekolah agar bisa fokus menerima ajaran yang diberikan Sahril Asikin. Namun, tidak lama bergabung dengan ajaran tersebut, WH kemudian hamil dan melahirkan, padahal WH diketahui belum ada ikatan perkawinan dengan siapapun.
Mengetahui hal itu, warga Desa Rumuk Timur khususnya masyarakat Dusun Gelumpang Timur dan Gelumpang Barat tersulut emosinya dan menganggap ajaran yang dibawa Sahril Asikin tidak jelas.
“Ajaran yang telah dijalankan Sahril Asikin sudah lama ditentang masyarakat. Bahkan sudah beberapa kali dilakukan mediasi dari tahun 2013. Namun tetap berjalan sampai para jama’ahnya membuat aula ukuran 5×3 yang dijadikan sebagai tempat para jamaah mendalami ajaran tersebut. Mushalla itu juga kemudian dijadikan sebagai tempat tinggal oleh Sahril Asikin,” jelas Made Tista.
Masyarakat yang sudah tersulut emosi itu pun secara spontan melakukan pengerusakan terhadap aula bangunan. Beruntung saat kejadian, Sahril Asikin tidak berada di rumahnya, sehingga luput dari sasaran amukan massa.
Selain dituduh melakukan perbuatan asusila, pendiri kelompok Nur Bismillah juga diduga mengajarkan aliran sesat.
“Selama ini masyarakat sangat berharap kegiatan atau ajaran yang dilakukan segera dihentikan karena sudah jauh menyimpang dari akidah – akidah Islam,” tutur Made Tista.

loading...

LEAVE A REPLY