PT Newmont Nusa Tenggara

Perayaan Hari Agraris Nasional Desa Lamenta Dicanangkan Sebagai Desa Budaya Berbasis Kerbau

Empang, Gaung NTB
Perhelatan Mini Fest Kebo Balamung 2016, sebagai festival petani ternak resmi digelar di Kecamatan Empang, Sabtu (24/9). Momentum Hari Agraris itu, juga sebagai hari pencanangan Desa Lamenta, sebagai Desa Budaya Berbasis Kerbau. Hadir dalam kegiatan itu, Kepala Dinas Pertanian dan Holtikultura dan Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Sumbawa.
Pencangannya pun sangat sederhana dan unik. Selain mempertemukan dua kadis yang senyawa dengan Agraris (Petani-Peternak) dengan petani ternak, juga dilakukan di arena registrasi ternak masyarakat Desa Lamenta, di Sampar Monte-Ai Cente. “Merayakan hari Agraris sebagai bentuk penghormatan kepada kepada petani-peternak, mencanangkan Desa Lamenta sebagai Desa Budaya berbasis Kerbau, adalah formulasi gagasan Desa Berbasis Swasembada. Perayaan hari agraris di kami sengaja menghadirkan Kadis Pertanian dan Holtikultura Sumbawa, sementara untuk mencanangkan desa Lamenta sebagai Desa Budaya berbasis Kerbau, kami datangkang secara khusus Kepala Dinas peternakan kabupaten Sumbawa,” jelas Ketua panitia serta inisiator Mini Fets Kebo Balamung 2016, Syamsu Ardiansyah, mengawali pembicaraan pada kesempatan tersebut.
Menurut Syamsu Ardiansyah, Desa Lamenta dicanangkan sebagai Desa Budaya Berbasis Kerbau, sangat beralsan. Selain masih banyak anggota masyarakat setempat menjadi budidaya kerbau, juga terdapat tradisi pembuatan gula tebu (gula merah) menggunakan tenaga kerbau untuk pemerasan tebu.
Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Holtikultura Kabupaten Sumbawa, Ir H Talifuddin, mengakui sangat salut dengan gagasan dan konsep kegiatan ini, mempertemukan unsure pemerinta dengan pelaku di bidang agraris secara langsung, terlebih lagi dengan memperingati hari Agraris menjadi peristiwa yang sangat luar biasa.
Dijelaskannya, sebagai hadiah kepada petani pada Hari Agraris tahun 2017 mendatang, Kabupaten Sumbawa, mendapat kucuran program pembentukan sentra tanaman bawang dari kementrian Pertanian dan Holtikultura. “Menghitung nilai ekonomi hasil produksi pertanian yang digandrungi oleh petani, selain jagung yang nilai produksi perhektarnya tidak menentu. Tahun 2017 mendatang kabupaten Sumbawa mendapat kucuran bantuan program sentra bawang,” kata Talifuddin.
Di tempat yang sama, Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Sumbawa, Ir Syafruddin Nur, juga memberikan apresiasi dengan agenda Mini Fest Kebo Balamung, karena dapat menjadi gerakan Kebangkitan Kerbau Sumbawa.
Apalagi menjadikan Desa Lamenta sebagai Desa Budaya Berbasis Kerbau, memiliki pesan yang sangat mendalam, menjadikan Lamenta sebagai “dapur” kerbau Sumbawa. “Yang harus kita rancang bersama-sama adalah mengakrapkan sector peternakan dan pertanian, bukan dua bidang yang selalu di pertentangkan. Saya sangat salut dengan gagasan inisiator kegiatan ini, dengan mencanangkan Gili rakit sebagai taman satwa khas Sumbawa berbasis Bahari,” tegasnya.

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply