PT Newmont Nusa Tenggara

Mini Fest Kebo Balamung Dibuka Oleh Peternak Kerbau, Bukan Pejabat

Empang, Gaung NTB
Pembukaan Mini Fest Kebo Balamung 2016 di Lapangan Empang Bawa Kecamatan Empang, belum lama ini menjadi satu-satunya Festival Budaya yang dibuka oleh petani ternak kerbau dan bukan dibuka oleh pejabat teras daerah. Bahkan pembukaannya sangat sederhana, diawali dengan gubahan lesung oleh ibu-ibu, kemudian isyarat peresmian pembukaannya ditandai dengan tabuhan bedug Kebo secara bertalu-talu.
Pembukaan sederhana namun syarat makna, mengingat baru kali ini ada perhelatan budaya mengangkat isu kerbau secara total sebagai instrumen kebudayaan masyarakat agraris, dilaksanakan serta dihadiri oleh orang-orang biasa, masyarakat petani ternak pedesaan, demikian gambaran pembukaan festival kebo balamung dengan agenda utamanya Buffalo Fashion Sumbawa Carnaval pertama.
H Jibril, petani ternak kerbau asal Lamenta yang dinobatkan untuk membuka festival, menjelaskan, sepanjang sejarah, baru kali ini ada festival Kebo Balamung dan hal itu menjadi penyemangat bagi peternak kerbau, sehingga untuk ke depan diharapkan agar ada kebijakan Pemerintah Kabupaten Sumbawa menetapkan Gili Rakit sebagai kawasan pengembalaan ternak yang refresentatif bagi ternak.
Sementara itu, Kepala Desa Desa Empang Bawa, diwakili Sekretaris Desa, Mudayat SPd, memberikan apresiasi yang tinggi atas terselenggaranya Festival Kebo Balamung, dengan menjadikan Empang Bawa sebagai salah satu lokasi yang dijadikan tempat penyelenggaraan kegiatan, sesuatu yang luar biasa dilakukan oleh creatif minoritas yang menyelenggarakan kegiatan ini. “Kami atas nama pemerintah Desa Empang Bawa, berterima kasih kepada penyelenggara kegiatan, meskipun kami hanya memberikan dukungan moral,” ungkap Mudayat.

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply