Sumbawa

HP DAN UANG TUNAI RAIB DIEMBAT MALING

Sumbawa Besar, Gaung NTB – Rupanya kasus tindak pidana pencurian dengan pemberatan (Curat) mulai kambuh di wilayah Polres Sumbawa, seperti yang dialami Rahayu Rachim (47) pada Rabu (06/07) lalu sekitar pukul 09.00 Wita dirumahnya. Kediamannya yang berada di Jalan Tenggiri Kelurahan Seketeng Sumbawa Besar dibobol maling saat ditinggal shalat Ied di lapangan Pahlawan, sehingga sejumlah barang berharga handphone miliknya raib diembat maling.

Kasus pencurian tersebut diketahui korban ketika baru saja pulang dari shalat Ied, pada saat membuka gerbang halaman rumah melihat pintu rumah dalam keadaan terbuka lebar, padahal sebelum ditinggalkan telah terkunci dengan baik. Betapa kaget mendapatkan rumah dalam keadaan berantakan serta langsung mengecek barang-barang yang hilang ternyata 3 buah handphone terdiri dari sebuah HP Samsung S4 warna putih dan 2 buah HP Blackberry warna hitam plus 2 buah cash sudah hilang. Atas kejadian tersebut korban mengalami kerugian material sekitar Rp 5.000.000.

Kasus serupa juga terjadi dan menimpa korban Samsul Rahman (46), warga Desa Batutering Kecamatan Moyo Hulu, pada Rabu (06/07) lalu sekitar pukul 06.45 Wita. Ketika itu, saat pulang dari shalat Ied mendapatkan rumah dalam keadaan berantakan serta barang-barang berharga berupa sebuah laptop merk Toshiba, dua buah handphone merk Samsung dan Nokia serta uang tunai sebesar Rp 2.100.000 sudah tidak ada raib ditempat penyimpanannya, dengan total kerugian material yang diderita sekitar Rp 8.000.000.

Begitu pula kasus pencurian menimpa Sadiyo (54), PNS yang beralamat di Desa Labuan Sumbawa Kecamatan Labuan Badas bertempat di kediamannya Selasa lalu sekitar pukul 09.00 Wita, sebuah HP merk Azus Z-phone selvi yang diletakkan diatas meja sudah hilang diembat maling, sehingga korban megalami kerugian sekitar Rp 3.200.000.

Kasubag Humas Polres Sumbawa Ajun Komisaris Polisi (AKP) Waluyo kepada Gaung NTB membenarkan adanya ketiga kasus Curat tersebut, dan kini dalam proses lidik intensif atas pelakunya oleh aparat kepolisian.

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close