Sumbawa

TRUK DIGELAPKAN, DUA PELAKU DIADUKAN KE POLISI

Maronge, Gaung NTB – Dua orang swasta masing-masing berinitial Stn (38) yang beralamat di Desa Nangakara Kecamatan Calabai Kabupaten Dompu dan Dh (28) beralamat di Madiun Jawa Timur, Kamis (16/06) kemarin dengan terpaksa diadukan ke Polisi oleh pelapor/korban Lin Su Yeh Winilin alias Win (68) wiraswasta yang bermukim di Desa Simu Kecamatan Maronge, karena sebuah kendaraan truck miliknya telah digelapkan dengan menjual kepada orang lain tanpa seizin dirinya selaku pemilik yang sah.

Dihadapan aparat Kepolisian Sektor Plampang, korban Winilin menuturkan kronologis kasus tindak pidana penipuan/penggelapan 1 (satu) unit Truck Mitshubisi FE349 warna kuning dengan Nopol EA 8523 AZ dengan Noka MHMFE349E3R053488 dan Nosin 4D34-373492 dengan STNK atas nama Dwi Nuryanto anggota Polri yang beralamat di Desa Labuan Sumbawa Kecamatan Labuan Badas itu awalnya pada bulan Nopember 2015 lalu sekitar pukul 11.00 Wita bertempat dirumah pelapor ingin menjual truck miliknya itu kepada pelaku/terlapor Stn dengan harga sebesar Rp 130 Juta sehingga kedua belah pihak menyetujui untuk dilakukan transaksi sesuai dengan kesepakatan.

Namun sebelum dilakukan pembayaran, pelaku Stn meminjam truck dimaksud untuk dibawa ke Sumbawa untuk keperluan lessing tetapi hasil pemeriksaan pihak Lessing menolak truck itu karena tahunnya 2003 lantas pelaku menghubungi korban via telepon seluler dengan menginformasikan jika trucknya itu hendak dibawa ke Lombok untuk dilakukan lessing selama 3 hari, dan sesampainya di Lombok pelaku meminta untuk dikirimkan STNK-nya sehingga korbanpun memenuhi permintaan pelaku mengirim STNK truck tersebut, dimana beberapa hari kemudian ternyata truck miliknya itu posisinya berada dirumah Johari Apik yang beralamat di Desa Selante Kecamatan Plampang Sumbawa.

Mendapatkan informasi truck berada pada orang lain, pelapor segera meluncur menemui Johari Apik dengan meminta agar truck itu dapat dikembalikan tetapi tidak diberikan karena sebelumnya Johari Apik mengaku telah membelinya dari saudara Dh dengan memberikan DP sebesar Rp 30 Juta dengan jaminan truck Dh sendiri untuk kemudian diganti dengan truck milik pelapor, tak terima dengan perbuatan kedua pelaku yang sangat merugikan diri korban mencapai sekitar Rp 200 Juta, akhirnya pelapor/korban Lin Su Yeh Winilin melaporkan kasus tersebut kepada pihak yang berwajib dengan harapan untuk dapat diproses hukum lebih lanjut.

Kasubag Humas Polres Sumbawa Iptu Polisi Waluyo kepada Gaung NTB kemarin membenarkan adanya kasus dugaan tindak pidana penipuan/penggelapan sebuah truck milik warga Maronge tersebut dan kasusnya sedang dalam proses penyelidikan intensif.

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close