DPRD Sumbawa Gelar Paripurna Bahas Ranperda RPJMD 2016-2021

0
868
loading...
loading...

Sumbawa Besar, Gaung NTB – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumbawa, menggelar Sidang Paripurna dengan agenda Penyampaikan Penjelasan Bupati Sumbawa terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Sumbawa tahun 2016-2021, yang berlangsung di Ruang Sidang Utama DPRD Sumbawa, Senin (13/06).

Sidang Paripurna DRPD Sumbawa tersebut dipimpin Ketua DPRD Sumbawa, Lalu Budi Suryata SP, didampingi Wakil Ketua DPRD Sumbawa, H Ilham Mustami dan Kamaluddin ST, serta dihadiri oleh Wakil Bupati Sumbawa yang sekaligus mewakili Bupati Sumbawa untuk menyampaikan penjelasan Ranperda RPJMD tersebut. Selain itu Sidang Paripurna tersebut juga dihadiri oleh anggota DPRD Sumbawa dan sejumlah pimpinan SKPD yang ada di lingkup Pemda Sumbawa.

Selain menyampaikan penjelasan terhadap Ranpenda RPJMD, agenda lain sidang dewan tersebut yakni pembentukan Panitia Khusus (Pansus) yang ditugaskan untuk membahas dan mengkaji Ranperda RPJMD Kabupaten Sumbawa tahun 2016-2021.

Sementara itu Wakil Bupati Sumbawa, Drs H Mahmud Abdullah, dalam penjelasannya menyampaikan bahwa sesuai dengan amanat peraturan perundang-undangan, penyusunan dokumen perencanaan pembangunan menggunakan 5 pendekatan, yaitu pendekatan teknokratik, politik, partisipatif, top-down dan bottom-up.

Proses penyelesaian rancangan akhir RPJMD jelas H Mok—sapaan akrab Wakil Bupati Sumbawa, telah melalui beberapa tahapan, yang diawali dengan penyusunan rancangan teknokratik RPJMD, kemudian dilakukan penyelarasan dengan visi-misi dan agenda prioritas Bupati/Wakil Bupati terpilih yang dilaksanakan pada bulan Pebruari hingga Maret 2016 dalam rangka menyusun draf rancangan awal RPJMD 2016-2021.

Selanjutnya dilakukan penyerapan aspirasi masyarakat melalui akomodasi pemikiran dari para stakeholders pada bulan April 2016, yang kemudian hasil diskusi tersebut selanjutnya merumuskan tujuan, sasaran, strategi dan arah kebijakan serta rancangan program-program pembangunan daerah untuk dikonsultasikan dengan Pemerintah Provinsi sebagai bagian dari pendekatan top-down dalam rangka penyelarasan dengan kebijakan Pemerintah Provinsi dan Nasional.

Hasil penyelarasan tersebut katanya, selanjutnya dilakukan konsultasi publik yang dilaksanakan pada awal Juni 2016, serta Musrenbang RPJMD yang dilaksanakan pada tanggal 7 Juni 2016 sebagai bagian dari pendekatan partisipatif. Dan penyempurnaan hasil Musrenbang tersebut telah menghasilkan rancangan akhir RPJMD yang siap dibahas bersama DPRD sebagai bagian dari pendekatan politik.

Selain itu disampaikan H Mok, bahwa secara substansi, Raperda PRJMD memuat Visi dan Misi Pembangunan Kabupaten Sumbawa, kemudian agenda prioritas, tujuan, sasaran, strategi dan arah kebijakan, program prioritas beserta indikator kinerjanya, serta indikator kinerja daerah.

Adapun Visi Pembangunan Kabupaten Sumbawa tahun 2016-2021 jelas H Mok, yakni Terwujudnya Masyarakat Sumbawa Yang Berdaya Saing, Mandiri Dan Berkepribadian Berlandaskan Semangan Gotong Royong.

Visi tersebut jelasnya, akan diwujudkan melalui 3 agenda pembangunan, yaitu agenda peningkatan daya saing, agenda peningkatan kemadirian ekonomi masyarakat, dan agenda penguatan karakter kepribadian masyarakat, yang terakumulasi ke dalam 13 prioritas pembangunan daerah, meliputi peningkatan kualitas pendidikan, peningkatan derajat kesehatan, pemantapan pelaksanaan reformasi birokrasi, percepatan pembangunan infrastruktur, peningkatan nilai tambah komoditi unggulan daerah, peningkatan produktivitas petani, peternak dan nelayan, mendorong tumbuhnya aktivitas usaha masyarakat, mendorong realisasi investasi, optimalisasi pemanfaatan sumberdaya alam berkelanjutan, peningkatan partisipasi masyarakat dalam melestarikan lingkungan hidup, peningkatan kualitas iman dan taqwa, peningkatan toleransi dan keharmonisan dalam masyarakat, serta pengembangan potensi budaya dan kearifan lokal.

Selanjutnya ke-13 prioritas tersebut, diimplementasikan melalui 7 misi pembangunan daerah yakni meningkatkan kualitas sumberdaya manusia melalui peningkatan kualitas pendidikan dan peningkatan derajat kesehatan masyarakat, mewujudkan birokrasi yang bersih, handal dan profesional sehingga mampu menjalankan pemerintahan sesuai dengan prinsip tata kepemerintahan yang baik.

Selanjutnya, misi ketiga yakni mewujudkan percepatan pembangunan infrastruktur dengan membangun sinergi yang kuat dengan pemerintah pusat dan pemerintah provinsi, kemudian mengembangkan potensi unggulan daerah dan meningkatkan produktivitas usaha masyarakat demi terwujudnya kesejahtaraan masyarakat, selain itu juga mewujudkan pengelolaan sumberdaya alam dan lingkungan hidup yang berkelanjutan. Kemudian mewujudkan masyarakat yang religius dan memelihara toleransi antar umat beragama, dan misi terakhir yakni memelihara dan mengembangkan potensi budaya dan kearifan lokal.

Dari 7 misi dan 13 prioritas pembangunan daerah tersebut kata H Mok, telah dielaborasi kedalam 50 tujuan, 144 sasaran, 151 strategi dan arah kebijakan, 238 program pembangunan daerah beserta indikator dan target kinerja yang ingin diwujudkan selama 5 tahun kedepan.

Selanjutnya sebagai gambaran dari terwujudnya visi pembangunan daerah, telah dirumuskan 104 indikator kinerja daerah yang meliputi aspek kesejahteraan masyarakat, aspek pelayanan umum, dan aspek daya saing.

Disampaikan juga bahwa, dalam rangka melaksanakan semua program prioritas pembangunan daerah, akan dijabarkan lebih lanjut kedalam Rencana Strategis (Renstra) perangkat daerah yang secara lebih terinci tertuang kegiatan-kegiatan prioritas beserta indikator dan target capaian kinerjanya selama 5 tahun. Sebagai penjabaran dari RPJMD, penyusunan renstra perangkat daerah tersebut akan melalui tahapan asistensi dan verifikasi guna menjamin keselarasan substansi dengan RPJMD.

“Penyusunan RPJMD ini telah melibatkan pemangku kepentingan dan berbagai elemen masyarakat, maka RPJMD ini bukanlah milik Bupati dan Wakil Bupati, melainkan milik seluruh masyarakat Kabupaten Sumbawa, dan Pemerintah Daerah mempunyai kewajiban untuk melaksanakan RPJMD ini dengan sebaik-baiknya untuk kesejahteraan masyarakat ‘Tau Dan Tana’ Samawa; yang kita cintai,” demikian H Mahmud Abdullah.

loading...

LEAVE A REPLY