Sumbawa

STOK BERAS BULOG SUMBAWA AMAN DAN STABIL, Target Pengadaan 54.000 Ton Optimis Tercapai

Sumbawa Besar, Gaung NTB – Sesuai dengan Visi dan Misi yang diemban Perum Bulog menjadikan sebuah perusahaan pangan yang unggul dan terpercaya dalam mendukung terwujudnya kedaulatan pangan, khususnya dalam menjamin ketersediaan, keterjangkauan dan stabilitas komoditas pangan pokok, maka Perum Bulog NTB Wilayah I Sumbawa sangat optimis untuk dapat merealisasikan target pengadaan tahun 2016 yang ditargetkan pusat sebanyak 54.000 ton setara beras hingga Desember 2016 mendatang, ungkap Kepala Perum Bulog Sumbawa HM Syaukani SE dalam keterangan Persnya kepada Gaung NTB diruang kerjanya Rabu (06/04) kemarin.

Kendati dari hasil evaluasi dan investigasi langsung kelapangan dengan melihat kondisi petani didaerah ini dengan jadual musim panen padi yang diprediksikan bakal mengalami kemunduran hingga panen raya akhir April mendatang terang Syaukani, akibat dari cuaca dan kondisi alam curah hujan yang turun tidak menentu berimplikasi terhadap terlambatnya musim tanam dari para petani, namun Bulog Sumbawa sangat optimis untuk dapat memenuhi target pengadaan yang ditetapkan tahun 2016 ini sekitar 54.000 atau dengan realisasi minimal 35.000 ton setara beras sampai dengan akhir tahun anggaran, dengan potensi diharapkan masuk dari wilayah timur, tengah, selatan dan wilayah barat Sumbawa serta KSB.

HM Syaukani juga menyatakan dengan pola kemitraan yang diterapkan Perum Bulog Sumbawa, diharapkan 24 perusahaan yang dijadikan mitra kerja dalam proses pengadaan tahun ini telah menyatakan kesiapan untuk segera bergerak dan menampung gabah milik petani pada akhir April mendatang seiring dengan dimulainya panen raya didaerah ini, dimana khusus untuk wilayah Lunyuk dan sebagian wilayah Barat Sumbawa kendati dalam jumlah terbatas sejumlah petani telah memasuki kegiatan musim panen, untuk mendukung pertambahan stock beras yang tersimpan didalam gudang penyimpanan Bulog Sumbawa dengan ketahanan ketersediaan stock hingga beberapa bulan kedepan, sehingga kita tidak perlu khawatir, katanya.

“Perlu diketahui bersama secara nasional Pemerintah Pusat melalui Perum Bulog telah menetapkan 7 daerah produsen beras terbesar dikawasan Nusantara ini yakni Propinsi Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, Sulawesi Selatan, NTB, Sumatera Selatan dan Lampung, dimana khusus NTB berada diurutan kelima sebagai daerah produsen dan Sumbawa merupakan salah satu Kabupaten yang setiap tahunnya mengalami surplus beras sehingga tidak mengherankan pada tahun 2015 lalu kita telah berhasil mengirim beras sebanyak 45.000 ton melalui kegiatan mobilisasi nasional (Mobnas) guna membantu memenuhi kebutuhan saudara kita yang berada di Pulau Lombok maupun warga masyarakat di Propinsi tetangga Nusa Tenggara Timur (NTT),” papar HM Syaukani SE.

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close