Sumbawa Barat

PT BMP Akui Ditegur PT NNT

Taliwang, Gaung NTB – Management PT Bintang Mandiri Perkasa (BMP), salah satu perusahaan subkontraktor Newmont, mengakui bahwa menerima email resmi dari management PT Newmont, terkait laporan pelanggaran lingkungan perusahaan tersebut yang tidak sesuai standar pengelolaan limbah yang benar.

General Manager Affair PT BMP, Erwandi Liantoni menegaskan teguran Newmont disampaikan ke pihaknya melalui email yang dilayangkan, Hugle Trutmen, pejabat yang bertanggung jawab terhadap pengawasan dan monitoring dibidang lingkungan perusahaan raksasa itu.

Dalam email itu, menurut Liantoni, pihaknya ditegur karena pembuatan Washpad atau tempat pencucian alat berat dan work shop sisa pembuangan oli dan limbah tidak seusai standar baku mutu yang ada.

Ya memang ada email yang kami terima pak seperti itu isinya. Email itu dari pihaknya Newmont. Kita sudah menindaklanjuti temuan itu dan segera membangun washpad dan work shop alat berat sesuai standar yang diminta,kata, Erwandy.

Informasi ini sekaligus melurusukan pemberitaan media, terakait dengan sumber informasi penjatuhan sanksi yang dikeluarkan Newmont terhadap BMP. Hugle sendiri tidak pernah diwawancarai media sama sekali. Informasi munculnya email teguran Newmont itu jutru diakui pihak BMP sendiri, setelah tim media mewawancarainya, beberapa bulan lalu.

Sebelumnya sejumlah wartawan melakukan investigasi ke kawasan workshop PT BMP, di Maluk, belum lama ini. Tim menemukan corong utama aliran pipa penampung limbah cuci, hanya dibalut semen dan beton seadanya. Tidak ada isolasi dan tertutup. Akibat, limbah limbah ini begitu mudah tercecar dan jatuh ke sungai umum.
Menimbulkan tanda tanya, pelanggaran lingkungan justru tidak disikapi serius pemerintah. Padahal, pencemaran lingkungan seperti limbah oli dan material tambang ke sungai secara bebas bias menimbulkan resiko yang luar biasa. Baik bagi manusia, hewan, tumbuhan serta ekosistem lainnya.

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close