PT Newmont Nusa Tenggara

Manfaat Jaminan Kematian BPJS Ketenagakerjaan

Sebenernya apa sih manfaat jaminan kematian BPJS Ketenagakerjaan ? Seberapa besar pula santunan yang diberikan oleh perusahan BPJS Ketenagakerjaan terhadap peserta yang meninggal ? BPJS Ketenagakerjaan adalah salah satu perusahaan asuransi terbesar di indonesia yang memiliki empat jenis program asuransi, salah satunya adalah program jaminan kematian.

Program jaminan kematian BPJS Ketenagakerjaan adalah sebuah program yang ditujukan untuk ahli waris dari peserta BPJS Ketenagakerjaan yang meninggal namun bukan dikarenakan kecelakaan kerja. Jaminan kematian merupakan bentuk kepedulian BPJS Ketenagakerjaan terhadap keluarga peserta, BPJS Ketenagakerjaan berupaya membantu dengan mengurangi beban keluarga baik untuk pembiayaan pemakaman maupun santunan berupa uang.

Adapun manfaat jaminan kematian BPJS Ketenagakerjaan sangat banyak salah satunya adalah santunan – santunan yang diperuntukan kepada ahli waris peserta BPJS Ketenagakerjaan yang meninggal namun bukan karena kecelakaan kerja. Berbagai santunan tersebut diantaranya

  1. Santunan kematian yang diberikan kepada ahli waris sebesar Rp 14.200.000,- (Empat belas juta dua ratus ribu rupiah) . Santunan tersebut diberikan sekaligus kepada ahli waris.
  2. Ahli waris juga mendapatkan santunan biaya pemakaman sebesar Rp 2.0000.000,- (Dua juta rupiah). Dana ini diberikan sekaligus guna meringankan beban keluarga korban dalam pembiayaan proses pemakaman.
  3. Ahli waris juga mendapatkan santunan secara berkala sebesar Rp. 200.000,- (Dua ratus ribu rupiah) setiap bulannya selama 24 bulan.

Santunan ini akan berikan kepada suami, istri, atau anak peserta. Namun apabila peserta BPJS Ketenagakerjaan lajang atau tidak memiliki suami, istri, atau anak maka akan berlaku ketentuan sebagai berikut

  1. Santungan jaminan kematian akan dibayarkan sekaligus kepada orang tua, cucu, kakek, nenek, saudara kandung, atau mertua dari peserta BPJS Ketenagakerjaan yang bersangkutan secara berurutan
  2. Namun apabila peserta tidak memiliki suami atau istri, orang tua, cucu, kakek, nenek, saudara kandung, atau mertua maka santunan jaminan kematian akan diberikan kepada pihak yang ditunjuk oleh peserta dalam wasiatnya.
  3. Bagaimana apabila peserta BPJS Ketenagakerjaan tidak memiliki wasiat ? Maka jaminan kematian akan diserahkan dan dibayarkan oleh Badan Penyelenggara kepada Balai Harga Peninggalan, sesuai dengan peraturan perundang – undangan
  4. Sedangkan untuk biaya pemakaman akan dibayarkan kepada pihak yang mengurus proses pemakaman peserta

Namun dalam hal ini peserta magang atau murid, mereka yang memborong pekerjaan, serta narapidana yang meninggal dunia bukan karena akibat kecelakaan, maka anggota keluarga tidak berhak atas jaminan kematian peserta. Jaminan kematian BPJS Ketenagakerjaan pada dasarnya digunakan untuk membantu meringankan beban keluarga yang ditingal peserta. Dengan berbagai manfaat jamunan kematian BPJS Ketenagakerjaan diharapkan dapat membantu   meringankan beban keluarga yang ditinggal oleh korban. Bagaimana apakah anda tertarik untuk mendaftar BPJS Ketenagakerjaan ?

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply