Sumbawa Art Festival 2016 Dimulai

0
1002
loading...
loading...

Sumbawa Besar, Gaung NTB – Sumbawa Art Festival (SAF) 2016 dengan tema Sumbawa Street Art dimulai Sabtu (20/2) dengan event mural di sejumlah titik di jalan Hasanudin, Sumbawa. Dalam dua hari, seniman Ade Maulana (Moe), Dery Firmansyah, Tony Hidayat, dan Ingo menggarap tiga lokasi mural. Beragam tema yang disampaikan para seniman dalam karya street art ini, mulai imaji personal hingga kritik sosial.

“SAF merupakan festival seni tematik tahunan yang diinisiasi oleh kaum muda Sumbawa dengan misi utama mengakrabkan seni kepada publik. Kegiatan dalam SAF 2016 merupakan paduan antara seni tradisi dan seni kontemporer yang melibatkan interaksi seniman dan partisipasi publik. Saat ini pra event, kegiatan utama berlangsung pada Mei 2016 nanti,” ucap manajer festival SAF 2016, Hallen Kre Berek, Minggu (21/2).

SAF_mural_2016_2016_cHallen lebih lanjut memaparkan bahwa, street art merupakan seni yang diaplikasikan dalam ruang publik. Muncul sebagai bentuk ekspresi seniman yang tergelitik melihat kondisi disekitarnya. Beberapa bentuk street art yang kerap dijumpai yakni mural, grafiti, poster, stiker, dan sebagainya. Para seniman mempublikasikan karya-karyanya di ruang publik tidak di tempat konvensional semacam galeri atau pasar seni (art fair).

“Dalam SAF 2016 ini dirangkai sejumlah aktivitas seni, berupa mural, flashmob, performance art, street art, art exhibition, bazaar, movie screening, instalasi, dan lainnya,” tambahnya.

Event SAF, tambah pemilik Clothing Kre Berek ini, memiliki semangat merayakan seni jalanan, menciptakan ruang berkarya bagi seniman di Sumbawa, sekaligus mengajak publik untuk berperan aktif. “Tujuan lainnya yakni menciptakan kota yang manusiawi dengan cara mengajak publik berpartisipasi dalam merespon kota melalui seni,” pungkasnya.

loading...

LEAVE A REPLY