TIGA TERSANGKA KASUS PEMBUNUHAN DI KSB DIJEBLOSKAN KE PENJARA

0
1503
loading...
loading...

Sumbawa Besar, Gaung NTB – Tiga orang warga Brang Rea KSB terdiri dari ES alias Bados, MS alias Mimin dan Jn alias Elan tersangka dalam kasus tindak pidana penganiayaan yang mengakibatkan dua orang warga lainnya korban Suhadi Idrus alias Des dan Ruslan alias Lan meninggal dunia dikawasan sebuah cafe dilingkungan Balat Telaga Baru Taliwang KSB medio awal September 2015 lalu yang sempat menggemparkan Bumi Pariri Lema Bariri KSB itu, terhitung sejak Rabu kemarin 6 Januari 2016 ketiga tersangka dijebloskan kehotel prodeo Rumah Tahanan Lembaga Pemasyarakatan Sumbawa dalam status tahanan Jaksa hingga 20 hari kedepan, menyusul berkas perkara tahap kedua disertai dengan pengiriman tersangka dan barang bukti dari penyidik Kepolisian Resort KSB dinyatakan lengkap P21 diterima oleh pihak Kejaksaan Negeri Sumbawa.

Yandi Primanandra SH Tim Jaksa Penuntut Umum yang dipercayakan menangani kasus tersebut kepada Gaung NTB diruang kerjanya Kamis (07/01) kemarin membenarkan berkas perkara atas ketiga tersangka ES dkk telah diterima pelimpahannya dari penyidik Kepolisian KSB, dan untuk memudahkan proses penyidikan dan penyusunan surat dakwaannya, maka ketiga tersangka untuk sementara dititipkan penahanannya di Rutan Lapas Sumbawa hingga 20 hari kedepan terhitung sejak 6 Januari – 25 Januari 2016 mendatang, dimana sesuai dengan perintah Kajari Sumbawa melalui Kasi Pidum telah dibentuk sebuah tim JPU beranggotakan tiga orang selain dirinya, juga ada dua orang Jaksa wanita (Srikandi) Kejari Sumbawa yang juga dipercayakan menangani kasus yang melibatkan ketiga tersangka yakni Jaksa Oki Muji Astuti SH dan Popi Novitasari SH.

Kronologis kejadiannya sendiri terjadi pada hari Rabu 9 Setember 2015 lalu sekitar Jam 01.30 Wita bertempat di Cafe Surya Kebcana Lingkungan Barat Telaga Baru Kecamatan Taliwang KSB yakni telah terjadi tindak pidana penganiayaan yang dilakukan oleh tersangka ES alias Bados bersama tersangka MS alias Mimin dan Jn alias Elan (perkara displit) terhadap korban Suhardi Idrus alias Des dan Ruslan alias Lan, berawal dari korban Suhadi Idrus alias Des menendang dan memukul MS alias Mimin kemudian datang tersangka ES alias Bados mendorong Bados, namun saat itu Badas tidak terima sehingga mengeluarkan sebilah pisau yang terselip dipinggangnya dan menusuk Bados tetapi tidak kena karena ditangkis.

Lantas ES alias Badospun mengeeluarkan sebilah pisau yang dibawanya dengan menyerang dan menusuk kearah korban Suhadi Idrus alias Des mengenai perutnya disusul kemudian dengan pukulan yang dilayangkan oleh MS alias Mimin membuat korban Suhadi jatuh tersungkur dan tergeletak dideker yang tidak jauh dari depan cafe tersebut, dan tak lama kemudian datang korban Ruslan membawa sebilai pisau yang sudha terhunus dari sarungnya menusuk ES alias Bados namun Badospun justru membalasnya dengan 2 kali tusukan pisau miliknya sehingga besi pisau yang telah terlepas gagangnya itu tertancap dipunggung Ruslan, dan kasus perkelahian itupun berhasil dilerai oleh sejumlah pengunjung cafe, dimana saat itu tersangka ES alias Bados dan MS alias Mimin langsung kabur dengan sepeda motornya, sedangkan tersangka Jn alias Elan tidak berhasil kabur karena kunci sepeda motornya diamankan oleh seorang saksi, sedangkan kedua korban saat itu dibawa ke RSU satu meninggal dunia diperjalanan dan satu lainnya meninggal dunia di RSU Mataram.

Atas perbuatan ketiga tersangka tersebut, diancam dengan sejumlah pasal berlapis melanggar pasal 338 KUHP jo psl 170 (2) ke-3e KUHP jo psl 351 (3) KUHP jo psl 55 (1) ke-1 KUHP, dengan ancaman pidana diatas lima tahun penjara, tukas jaksa Yandi Primanandra SH.

loading...

LEAVE A REPLY