Pasar Desa Agropolitan Alas Utan Memprihatinkan

0
895
loading...
loading...

Sumbawa Besar, Gaung NTB – Keberadaan pasar desa di Dusun Wanagiri Desa Sabedo Kecamatan Utan, yang dibangun dengan 2 lokal besar dan 2 los kios 12 petak dari dana APBN sharing APBD propinsi NTB tahun 2003 yang lalu, kondisinya sangat memprihatinkan. Hal ini dikatakan pimpinan Komisi IV DPRD NTB, Nurdin Ranggabarani SH MH kepada sejumlah wartawan dalam jumpa persnya, Jumat (08/01) kemarin.

Dari hasil kunjungan kerjanya di kabupaten Sumbawa, Nurdin Ranggabarani mengatakan pasar yang dibangun sejak 2003 sampai saat ini tidak pernah dimanfaatkan. Saat ini kondisinya rusak parah, tidak terurus, sangat memprihatikan dan mangkrak. Pasar desa Kawasan Agropolitan Alas Utan tersebut dinilainya telah disalahgunakan peruntukannya, ada yang telah menjadi gudang. Karena itu ia meminta kepada pengelola pasar tersebut agar segera dibenahi. Kunjungan kerjanya ketika memantau kondisi pasar tersebut membuatnya terenyuh dengan kondisi yang ada saat ini, karena itu ia berupaya mencari solusi agar keberadaan pasar tersebut dapat bermanfaat bagi masyarakat. Bagaimana supaya produk-produk agropolitan yang ada dapat dipasarkan disitu, mekanismenya seperti apa, dan dinas tehnis yang akan mengkajinya, pintanya.

Menurut masyarakat setempat yang sempat berbincang dengannya, mengatakan bahwa lokasi pasar tersebut tidak strategis karena berada di dataran bawah sementara pengendara yang melintas dan ingin berbelanja lebih memilih melewati Damija (daerah Milik Jalan). Sementara warga lainnya mengaku bahwa pasar desa tersebut sempat dimanfaatkan selama 12 hari sejak dibuka pada 2003 lalu, setelah itu dengan sendirinya sepi lantaran tidak ada satupun pengendara yang turun berbelanja ke kios-kios pasar, ucap politisi senior PPP meniru pengakuan warga setempat.

Pria ramah senyum ini berjanji untuk mengupayakan kondisi pasar desa yang mangkrak tersebut untuk dicarikan solusi, membicarakannya dengan sejumlah stakeholder baik dinas, masyarakat selaku pedagang, serta tokoh-tokoh masyarakat lokal untuk mengembalikan fungsi pasar tersebut. Mungkin juga ada solusi lain seperti relokasi ke tempat lain, atau pasar tersebut akan dijadikan semacam gudang hasil bumi, atau menjadi gudang bersama bagi masayarakat setempat. “Banyak solusi, itu salah satu alternatif. Intinya bagaimana uang yang telah diinvestasikan disitu tidak menjadi mubazir”, paparnya.

loading...

LEAVE A REPLY