Newmont Diharapkan Sumbang Bea Keluar Rp 2,88 T

0
2665
loading...
loading...

Jakarta, Gaung NTB – Pemerintah berharap ekspor konsentrat PT Freeport Indonesia dan PT Newmont Nusa Tenggara dapat menyumbang bea keluar kepada negara sebesar Rp 2,88 triliun, pada 2016.

Direktur Penerimaan dan Kepabeanan Cukai Ditjen Bea Cukai Sugeng Aprianto mengatakan, pemasukan bea keluar dari ekspor minyak sawit mentah masih lesu, sehingga pemerintah masih mengandalkan daya ekspor dari dua perusahaan tembaga yang sedang membangun instalasi pengolahan dan pemurnian (smelter) itu.

“Perkiraan untuk tahun ini, Rp 1,4 triliun untuk Newmont. Kalau keduanya (bersama Freeport), total Rp 2,88 triliun,” ujar dia di Jakarta, Jumat (8/1).

Perkiraan bea keluar dari Freeport dan Newmont untuk 2016 sebenarnya turun jika dibandingkan realisasi pada 2015 yang sebesar Rp 3,9 triliun. Sejak 2014, kata Sugeng, penerimaan bea keluar dari ekspor konsentrat memang menurun. Hal itu karena penurunan tarif sebagai insentif dari proses pembangunan smelter yang dikerjakan Newmont dan Freeport. Penurunan tarif itu diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan Nomor 153/PMK. 011/2014.

Pada 2011, penerimaan bea keluar tercatat Rp28,8 triliun, dan anjlok di 2015 sebesar Rp3,9 triliun. Sebagai gambaran, untuk kuota ekspor yang diperoleh Freeport pada 2015 sebesar 580 ribu ton pada 26 Januari-25 Juli 2015, kemudian periode selanjutnya hingga Januari 2016 kuota eskpor Freeport mencapai 775 ribu ton.

Sedangkan kuota eskpor Newmont untuk periode Maret-September 2015 sebesar 477.000 ton konsentrat. Secara keseluruhan, penerimaan bea keluar kini hanya mengandalkan ekspor mineral, karena bea keluar dari minyak sawit mentah (CPO) tidak dapat diminta kepada eskportir, mengingat harga CPO internasional masih di bawah ambang batas pengenaan bea keluar sebesar 750 dolar AS per metrik ton.”Karena CPO threshold lagi di bawah, sejak awal tahun pun sudah tidak ada penerimaan dari CPO,” kata Sugeng.

Karena itu, lanjut dia, target bea keluar dalam APBN 2016 sebesar Rp 2,88 triliun berasal dari Freeport dan Newmont. Sedangkan pemasukan di bea masuk, berdasarkan APBN 2016 ditargetkan Rp37,2 triliun dan cukai sebesar Rp 146,4 triliun.(Ant)

loading...

LEAVE A REPLY