Kabupaten Sumbawa Masuk 12 Besar Nasional Apresiasi Pendidikan Islam Kemenag RI

0
763
loading...
loading...

Sumbawa Besar, Gaung NTB – Kabupaten Sumbawa masuk dalam 12 besar nominasi nasional terkait dengan kegiatan Apresiasi Pendidikan Islam dari Kementerian Agama (Kemenag) RI. Terkait dengan apresiasi tersebut, Kabupaten Sumbawa dikunjungi oleh Tim Verifikasi Apresiasi Pendidikan Islam dari Kementerian Agama RI, belum lama ini dan rombongan dari Kemenag yang dimpimpin oleh Abdullah Kholis tersebut langsung diterima oleh Bupati Sumbawa Drs H Jamaluddin Malik yang berlangsung di ruang pertemuan Bupati Sumbawa.

Pada pertemuan tersebut Bupati Sumbawa didampingi oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa Drs H Rasyidi, Asisten Pemerintahan DR H Muhammad Ikhsan MPd, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupten Sumbawa, Drs H Baharuddin Maswarang, Kepala Dinas Pendidikan Nasional Sudirman SPd, Ketua MUI Sumbawa Drs H Nadi Husein, Ketua NU Sumbawa H A Rahman Mochtar SE MBA, Ketua Muhammadiyah Sumbawa Drs H Naziruddin MSi, Kepala MTsN Sumbawa dan sejumlah tokoh agama Islam lainnya untuk berdialog dengan tim verifikasi dari Kemenag RI tersebut.

Dalam pertemuan itu Abdullah Kholis menjelaskan bahwa Apresiasi Pendidikan Islam merupakan penghargaan tertinggi di bidang Pendidikan Islam dari Kementerian Agama RI dan Kabupaten Sumbawa adalah salah satu kabupaten yang masuk dalam nominasi secara nasional. Karena masuk dalam nominasi itu jelasnya, sehingga diperlukan untuk dilakukan verifikasi langsung di lapangan terutama menyangkut masalah pendidikan Islam di Kabupaten Sumbawa.

Sementara itu Bupati Sumbawa Drs H Jamaluddin Malik, menjelaskan bahwa selama ini Pemerintah Kabupaten Sumbawa telah banyak berupaya untuk mengembangkan dunia pendidikan Islam di Kabupaten Sumbawa, baik secara formal maupun non formal antara lain dengan pembangunan sarana pendukung pendidikan Islam, mendorong peningkatan kinerja penyuluh Agama Islam, memperkuat keberadaan dan fungsi TPQ/TPA, Madrasah, Pondok Pesantren dan lembaga-lembaga non formal lainnya yang terkait dengan pengembangan pendidikan Islam.

Selain itu sambung JM, juga dilakukan peningkatan fungsi masjid sebagai wahana diskusi keagamaan, Selain itu sekolah-sekolah umum yang didirikan oleh organisasi keagamaan di Sumbawa seperti SMA Muhammadiyah, SMK Al Ma’arif dan lainnya juga diberikan ruang yang luas untuk berpartisipasi dalam kegiatan-kegiatan Pemerintah Daerah maupun kegiatan social lainnya.

Kegiatan-kegiatan seremonial seperti Pemilihan Dai Kecil, Festival Anak Sholeh, Pawai Takbiran kata JM—sapaan akrab Bupati Sumbawa, merupakan salah dari upaya mengembangankan pendidikan Islam yang lebih dinamis di luar kurikuler sekolah.

Namun yang paling penting sambung JM, bahwa semangat untuk mengembangkan Pendidikan Islam baik formal maupun non formal di Kabupaten Sumbawa akan terus dilakukan dan di tingkatkan.

Oleh karena itu JM, berharap kepada Kementerian Agama RI agar regulasi-regulasi yang menghambat pengembangan Pendidikan Islam agar ditinjau kembali, sehingga program-program pemberian bantuan, beasiswa dan sebagainya tidak mengalami hambatan dan tidak bertentangan dengan aturan yang berlaku.

Selain itu Bupati Sumbawa, Kepala Kemenag Sumbawa, Ketua MUI, Ketua NU, Ketua Muhammadiyah, Kepala Dinas Pendidikan Nasional Sumbawa, Kepala MTsN juga memberikan tambahan pemaparan terkait dengan perkembangan Pendidikan Islam di Kabupaten Sumbawa serta dampak dari kebijakan-kebijakan Pemerintah Daerah yang telah dirasakan manfaatnya selama ini.

Setelah bertatap muka dengan Bupati Sumbawa dan para tokoh Islam di Kabupaten Sumbawa, Tim Verifikasi Kemenag langsung turun lapangan untuk melakukan uji petik serta verifikasi administrasi.

Sebagai tindak lanjuti dari kegiatan tersebut, Bupati Sumbawa akan diundang ke Kementerian Agama RI yang direncanakan tanggal 30 November hingga 1 Desember 2015 untuk mempresentasikan secara langsung perkembangan Pendidikan Islam di Kabupaten Sumbawa.

loading...

LEAVE A REPLY